Sport
Futsal Putri Sleman dan Putra Bantul Raih Emas di Porda DIY 2019
Pelatih tim futsal putri Sleman, Hajarul Susanto, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu memenuhi target meraih medali emas di Porda edisi
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim sepak bola putri Sleman meraih emas pada cabang olah raga (cabor) futsal Porda DIY 2019 seusai mengalahkan Gunungkidul dengan skor 4-0 di partai final yang digelar di GOR Amongraga, Minggu (13/10/2019).
Sedangkan medali perunggu cabor futsal putri diraih Kota Yogya.
Pelatih tim futsal putri Sleman, Hajarul Susanto, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu memenuhi target meraih medali emas di Porda edisi kali ini.
• Kota Yogya Dituding Mainkan Pemain Profesional di Porda DIY 2019, Sleman Layangkan Protes
Meski unggul cukup telak dari Gunungkidul di partai final, menurutnya pertandingan berjalan alot.
Namun Sleman mampu memanfaatkan momentum saat penjaga gawang Gunungkidul melakukan blunder berupa menangkap bola backpass dari rekannya yang akhirnya berbuah tendangan bebas di mulut gawang.
"Seperti yang saya prediksi sebelumnya ya, lawan terberat yaitu Gunungkidul. Namun ada satu momentum yakni saat bola backpass di tangkap penjaga gawang dan berbuah tendangan bebas. Itu yang akhirnya bisa kita manfaatkan sebab setelah itu pemain bisa tampil lepas," ujar Hajarul.
Terpisah, pelatih Gunungkidul, Fajarudin mengatakan gol pertama membuat pemainnya hilang fokus hingga akhirnya tiga gol berikutnya tercipta.
"Padahal sebelum terjadi gol pertama, pertandingan menarik karena kedua tim memeragakan permainan yang atraktif. Hanya saja, saat gol pertama terjadi akibat blunder, mental pemain drop. Namun saya tetap apresiasi perjuangan pemain, karena dari awal memang target kita minimal meraih perak," ujar Fajarul.
• Tim Futsal Putri Sleman Raih Medali Emas di Porda DIY 2019
Jual beli serangan diperagakan kedua tim sejak sepak mula pertandingan.
Beberapa peluang didapat Sleman maupun Gunungkidul. Namun sampai turun minum, kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Di babak kedua, Sleman memegang kendali permainan.
Fatika Deta nyaris membawa Sleman unggul, namun bola sundulannya masih melambung tipis dari gawang.
Begitu pun peluang yang didapat Aliya Putri yang masih melebar tipis di sisi kanan gawang.
Lima menit jelang bubar, Sleman mendapat peluang emas berupa tendangan bebas di depan mulut gawang seusai penjaga gawang Gunungkidul menangkap bola backpass dari rekannya.
Aliya Putri yang menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan peluang untuk membawa Sleman unggul menit 35.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/selebrasi-pemain-futsal-putri-sleman-seusai-mencetak-gol-ke-gawang-gunungkidul.jpg)