Bisnis
UKM DIY Tumbuh 2 Persen Per tahun
Pertumbuhan UKM di DIY ini pun didominasi oleh Kabupaten Kulonprogo dengan 131.088 UKM dan menjadi kabupaten tertinggi jumlah UKM.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
Selain itu, meningkatkan kapasitas pelaku, tingkatkan pasarnya ada atau tidak.
• Komitmen Kembangkan UMKM, Pemkab Kulon Progo Raih Natamukti Award 2019
“Kami juga mendekatkan mereka ke pasar. Caranya adalah dengan promosi, bagaimana kualitas produk dan juga bagaimana kearifan lokalnya karena ini adalah daerah istimewa,” urainya.
Adapun permasalahan secara umum baik koperasi dan UKM pun hampir sama, yakni terkait dengan kelembagaan dan legalitas, SDM, teknologi, pemasaran dan pembiayaan.
Bahkan, Siwi juga mengakui beberapa kegagalan program dalam membinan UKM yang terus dievaluasi.
“Kegagalan program ini diantaranya karena sasaran tidak pas, tata kalanya tidak pas. Maka, kami benar-benar jeli dalam melaksanakan pembinaan UMKM, untuk menaikkan omzet, serta kelembagaan pemasaran. Misalnya kalau ada event diikutkan, pameran dengan beberapa fasilitas boothnya dari dinas hotel, mall dan tergantung sasaran, market oriented biar tahu,” jelasnya.
• UMKM Didorong Ubah Strategi Bisnis Hadapi Industri 4.0
Pembinaan untuk UKM ini juga menyangkut mengenai rasa dan kemasan.
Hal ini karena kemasan juga memegang peran penting selain juga kualitas produknya.
Adapun untuk mendekatkan para pelaku UKM dinas juga memiliki program fair trade dan juga pameran.
Minim
Disinggung terkait dengan anggaran pembinaan, Siwi menyebut cukup minim.
Hal ini sama dengan anggaran pembangunan yang diambilkan 10 persen dari APBD.
Namun, dia tidak menyebutkan berapa detail nominalnya.
“Cukup minim untuk pembinaan,” katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)