Jawa

Bupati Magelang Akan Menindaklanjuti Temuan Situs Candi Petirtaan Mantingan

Pemkab akan bertemu dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah untuk mendiskusikan nasib situs peninggalan bersejarah tersebut.

Tayang:
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
IST
Bupati Magelang, Zaenal Arifin, beserta rombongan meninjau situs Candi Petirtaan Mantingan di Desa Mantingan, Kecamatan Salam, Magelang, Kamis (10/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bupati Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan akan menindaklanjuti temuan situs Candi Petirtaan Mantingan di Desa Mantingan, Kecamatan Salam, Magelang.

Pemkab akan bertemu dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah untuk mendiskusikan nasib situs peninggalan bersejarah tersebut.

"Segera nanti kita akan bertemu dengan BPCB. Kita akan diskusikan apa yang harus segera dilakukan dalam rangka untuk menjaga penemuan situs untuk purbakala ini," ujar Zaenal, Kamis (10/10) saat meninjau situs candi petirtaan Mantingan.

Baru 41,4 Persen Anak di Magelang Miliki KIA

Zaenal sendiri memantau secara langsung untuk memastikan temuan candi bersejarah itu tetap aman, sehingga akan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah.

Pihaknya sendiri berkomitmen untuk melindungi situs-situs peninggalan sejarah yang ada di Magelang. Pemkab pun menyerahkan kewenangan penelitian kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya.

"Kami ingin memastikan bahwa ada laporan penemuan batu atau situs yang diperkirakan sudah cukup lama, mungkin di dinasti Syalendra atau di abad ke 8-9. Maka kita pastikan, nanti dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya agar dilakukan penelitian lebih lanjut," ungkapnya.

Dikatakan Zaenal, Kabupaten Magelang ini menyimpan banyak cerita sejarah.

Bawaslu Kab Magelang Serahkan Santunan ke Pengawas Pemilu yang Mengalami Kecelakaan Kerja

Buktinya, banyak ditemukan warisan cagar budaya, batu-batu dengan ukiran bersejarah, bahkan berupa susunan sebuah candi.

"Kita mesti bersama-sama melestarikan peninggalan-peninggalan sejarah ini. Karena ini bisa menjadi cerita untuk anak cucu kita kedepannya," ungkapnya.

"Nanti secepatnya kita akan bertemu dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya, kita akan diskusikan apa yang harus segera dilakukan dalam rangka untuk menjaga penemuan situs untuk purbakala ini," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved