Jawa

Baru 41,4 Persen Anak di Magelang Miliki KIA

Hingga 31 Agustus 2019 lalu KIA sudah ada 139.836 kartu, termasuk permohonan baru, perubahan, dan pindah alamat.

Baru 41,4 Persen Anak di Magelang Miliki KIA
Istimewa
Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Magelang, Lita Apriyana, menunjukkan KIA yang telah dicetak, Rabu (9/10). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 41,4 persen dari 329.177 anak di Kabupaten Magelang yang sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

Sisanya masih belum memiliki kartu identitas.

Padahal KIA ini penting sebagai identitas untuk anak, persyaratan administrasi dan fasilitas lainnya.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Magelang, Lita Apriyana, mengatakan, Disdukcapil berupaya mendorong kepemilikan KIA untuk anak-anak di Kabupaten Magelang.

Pihaknya pun menggandeng sekolah-sekolah untuk program KIA ini.

Maksimalkan Percetakan KIA, Disdukcapil Kota Yogya Turun Jemput Bola

"Untuk pembuatan KIA, kami bekerjasama dengan sekolah-sekolah TK dan SD, baik dibawah Dinas Pendidikan atau Kemenag. Selain itu juga melalui penerintah desa secara kolektif," tutur Lita, Rabu (9/10/2019).

Lanjut Lita, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang telah menerbitkan sebanyak 139.863 Kartu Identitas Anak (KIA) sejak tahun 2018.

Program KIA tersebut sudah berjalan sejak 2016, tetapi baru awal 2018 Kartu Identitas Anak mulai diterbitkan.

Hingga 31 Agustus 2019 lalu KIA sudah ada 139.836 kartu, termasuk permohonan baru, perubahan, dan pindah alamat.

KIA ada dua jenis, kartu dengan usia anak 0-5 tahun, dan jenis kedua adalah usia 5 sampai 17 tahun.

Sekitar 15 Persen Anak Belum Punya KIA, Disdukcapil Kota Yogya Jemput Bola

Dikatakan Lita, pentingnya membuat KIA, karena kartu itu menjadi identitas untuk anak. KIA selain untuk tertib administrasi kependudukan, kedepannya kartu tersebut juga akan berfungsi sebagai lampiran persyaratan mendaftar sekolah, layanan kesehatan, dokumen imigrasi, dan pencegahan perdagangan anak dan lain-lain.

"Sangat banyak manfaatnya dari KIA ini, seperti KTP. Kami pun menghimbau agar para orang tua segera membuatkan anak-anaknya," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved