Jawa
Bawaslu Kab Magelang Serahkan Santunan ke Pengawas Pemilu yang Mengalami Kecelakaan Kerja
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang menyerahkan santunan atau tali asih senilai Rp 90.750.000.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Delapan pengawas pemilihan umum yang mengalami kecelakaan kerja saat Pemilu 2019 lalu di Kabupaten Magelang diberikan santunan atau tali asih.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang menyerahkan santunan atau tali asih senilai Rp 90.750.000.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Shaleh, mengatakan, tiga pengawas pemilu yang mendapatkan luka berat menerima Rp 16.500.000 per orang.
Mereka yakni Agung Kurniawan, warga Dusun Bandongan, Desa Gondosuli, Kecamatan Muntilan, Indri Purwati Ningsih warga Dusun Ledok, Desa Pirikan Secang dan Vivi Anggraeni warga Dusun Jarakan, Desa Bojong, Kecamatan Mungkid.
• Ketua Bawaslu DIY Sebut Jumlah Anggota Panwaslu yang Sakit di Kota Yogyakarta Paling Sedikit
Salah satu yang mengalami luka berat yakni Agung.
Ia mengalami kecelakaan seusai tugas rekapitulasi suara sehingga mengalami gagar otak dan patah tulang .
Agung harus menjalani tiga kali operasi untuk mengembalikan kondisi fisiknya.
Selain Agung, Indri Purwati dan Vivi Anggraeni mengalami luka berat karena keguguran.
Mereka berkerja sangat keras sehingga janin yang mereka kandung keguguran.
“Agung mengalami gegar otak dan sempat hilang ingatan. Saat sadar dari koma, ia tidak ingat siapa pun termasuk ibu dan kakaknya. Yang ia ingat hanyalah rekapitulasi dan penghitungan suara. Kami tentu sangat prihatin dengan apa yang dialami saudara kami Mas Agung, dan juga kepada Indri Purwati dan Vivi Anggraeni,” kata Habib, Jumat (4/10/2019).
Bawaslu juga menyerahkan tali asih kepada lima pengawas pemilu lainnya yang mengalami kecelakaan kerja. Mereka adalah Tri Agus Setyo Wibowo (Kaliangkrik), Isman (Grabag), Isrulia Nugrahaeni (Grabag), Tri Yudiantoro (Ngablak), dan Dwi Aman Wardoyo (Mungkid).
• Bawaslu Kabupaten Magelang Edukasi Politik Masyarakat Melalui Sakha Demokrasi
"Mereka termasuk mengalami luka ringan sehingga diberikan santunan masing-masing Rp 8.250.000," ujar Habib.
Lanjut Habib, sumber dana santunan kali ini berasal dari Bawaslu RI.
Bawaslu Kabupaten Magelang dan Pemkab Magelang sendiri juga telah memberikan santunan beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pengawas-pemilihan-umum-yang-mengalami-kecelakaan-kerja-saat-pemilu-2019.jpg)