Penyebab Diare Pada Anak dan Cara Pencegahannya

Penyakit diare bisa menyerang siapa saja. Diare terjadi ketika buang air besar dengan frekuensi tinggi, sulit ditahan, disertai tinja yang lembek.

Penyebab Diare Pada Anak dan Cara Pencegahannya
parenting.firstcry.com
parenting.firstcry.com, Ilustrasi Foto Anak Diare 

Berikut ini ulasan mengenai penyebab diare pada anak dan cara mengatasinya.

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri

TRIBUNJOGJA.COM - Penyakit diare bisa menyerang siapa saja. Diare terjadi ketika buang air besar dengan frekuensi tinggi, sulit ditahan, disertai tinja yang lembek dan berair.

Penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya. Gangguan normal pencernaan ini berlangsung selama satu sampai dua hari.

Diare dapat ditangani ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan dan anak mudah mengalami dehidrasi.

Tips Agar Tetap Fit Menghadapi Musim Pancaroba

Berikut penyebab umum anak menderita diare, dikutip dari Nakita.id :

1. Anak diare perlu menghindari susu

Penyebab anak diare bisa terjadi karena alergi susu sapi. Ditandai dengan tinja berlendir serta berdarah yang dapat muncul setelah meminum susu sapi dan sudah dibuktikan tidak terdapat infeksi bakteri.

Selain itu, diare ditandai dengan perut kembung, ruam popok, dan tinja asam yang dianjurkan untuk mengganti susu sesuai dengan kondisi masing-masing.

Jika penyebabnya bukan susu, maka pemberian susu dibolehkan untuk nutrisi anak.

Halaman
12
Penulis: Dwi Latifatul Fajri
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved