Kota Yogyakarta
Mewahnya Kostum Peserta di Wayang Jogja Night Carnival 2019
14 Kecamatan di Kota Yogyakarta sukses menyajikan 14 tokoh pewayangan yang mungkin masih asing ditelinga warga yakni Wayang Kapi Kapi.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sederhana namun megah mungkin itu ungkapan yang pas saat menyaksikan pertunjukan Wayang Jogja Night Carnival edisi keempat sebagai puncak kemeriahan HUT Kota Yogyakarta yang ke-263, Senin (7/10/2019) malam.
14 Kecamatan di Kota Yogyakarta sukses menyajikan 14 tokoh pewayangan yang mungkin masih asing ditelinga warga yakni Wayang Kapi Kapi.
Tokoh pewayangan ini disimbolisasikan melalui bentuk yang sesuai dengan karakter dan ceritanya dalam sejarah jawa.
Ke-14 tokoh Wayang Kapi-kapi ini merupakan wayang kreasi asli khas Yogyakarta dan merupakan milik Kraton Yogyakarta yang memang jarang terekspos oleh publik.
• Ini Komentar Wisatawan Asing pada Pelaksanaan WJNC #4
Padahal wayang ini terbilang unik, bentuknya merupakan perpaduan bagian tubuh hewan yang memiliki representasi tentang kehidupan di dunia.
Tokoh wayang pun ditampilkan dengan material sederhana seperti kertas, styrofoam dan busa.
Beberapa material menggunakan besi hingga kayu untuk kerangkanya.
Sejumlah mahkota dan asesoris lainnya juga sederhana namun tak meninggalkan esensi dari karakter wayang tersebut.
Lebih meriah, peserta karnaval yang merepresentasikan tokoh Wayang Kapi Kapi ini juga menunjukkan atraksinya didepan panggung utama/VIP sekira 10-15 Menit.
• Petugas Penanganan Sampah DLH Kota Yogyakarta Langsung Bersihkan Lokasi
Beberapa tokoh wayang memiliki watak dan karakter diantaranya sebagai berikut:
1. Wayang Kapi Kingkin, yang memiliki bentuk perpaduan antara kepiting dan kera. Merupakan ciptaan Sang Hyang Baruna (Dewa Ikan), ia memiliki andil besar dalam menyelamatkan proses pembangunan jembatan menuju Negara Ngalengka.
2. Wayang Jaya Harima atau Wayang Kapi Harima, yang memiliki badan dan ekor kera serta berkepala harimau. Merupakan satu di antara bala tentara Pancawati pimpinan Prabu Ramawijaya, ia memiliki kecekatan dan kekuatan yang disegani oleh bala tentara Ngalengka.
3. Wayang Kapi Wraha, yang berbadan kera serta berkepala babi hutan. Ia merupakan bagian tak terpisahkan dari bala tentara Pancawati.
4. Wayang Kapi Warjita atau Kapi Wercita atau Cacingkanil, yang berbadan era serta berkepala dan ekor melilit seperti cacing. Ia juga merupakan satu di antara bala tentara Pancawati di bawah kepemimpinan Prabu Ramawijaya.
5. Wayang Kapi Jaya Anala atau Kapi Anggeni, yang badan, wajah dan ekornya seperti kera, namun rambutnya menyerupai api yang menyala. Merupakan satu di antara bala tentara Pancawati, ia adalah seekor kera ciptaan Bathara Brama.
• Gelaran Wayang Jogja Night Carnival #4 Berlangsung Meriah
6. Wayang Kapi Satabali, yang berbadan kera namun memiliki ekor dan kepala ayam. Merupakan satu di antara bala tentara Pancawati, ia bertugas menjaga pesanggrahan Swelagiri, yakni tempat Prabu Ramawijaya berdiam selama peperangan melawan bala tentara Prabu Dasamuka.
7. Wayang Kapi Liman Dhesthi, memiliki badan perpaduan gajah dan kera. Bala tentara Pancawati ini berperan penting saat pengeroyokan Raden Kumbakarna.
8. Wayang Kapi Premujabahu atau Kapi Permujabahu yang berperan mencari sebuah bunga pusaka Kembang Dewa Retna yang berada di Kahyangan Jajarlumintu.
9. Wayang Kapu Sembawa, memiliki badan dan ekor kera serta kepala singa. Ia bertugas sebagai prajurit yang memberi semangat berperang pada para prajurit kera.
10. Wayang Kapi Cocak Rawun, yang badannya merupakan perpaduan dari burung dan kera. Sebagai bala tentara Pancawati, ia memiliki keahlian terbang dengan sangat tinggi sehingga dapat mengetahui pergerakan musuh.
11. Wayang Kapi Endrajanu, yang berbadan dan berekor kera serta berkepala kerbau. Bala tentara Pancawati ini memiliki kekuatan yang luar biasa dan dikenal sangat rajin serta patuh pada atasan.
12. Wayang Kapi Widagsi yang memiliki badan kera dan kepala badak. Badan yang besar serta bertenaga kuat membuat ia menjadi satu di antara prajurit andalan Negara Pancawati.
13. Wayang Kapi Jaya Arina, yang berbadan dan berekor seperti kera namun berkepala kijang. Ia mampu berlari secepat kilat sehingga selalu terhindar dari sergapan musuh.
14. Wayang Kapi Trewilun atau Kapi Terwilun, yang berbadan dan berekor seperti kera namun berkepala kelinci. Ia dikenal licah, mampu berjalan melewati tanah serta ahli membuat gorong-gorong.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peserta-wayang-jogja-night-carnival-4-saat-menunjukkan-atraksi.jpg)