Kota Yogya
10 Pasar Tradisional di Kota Yogya Sediakan Timbangan Ukur Ulang
Timbangan tersebut bisa diakses pedagang maupun pembeli untuk mengecek kembali apakah berat belanjaan mereka sudah sesuai dengan timbangan pedagang.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sepuluh pasar di Kota Yogyakarta telah memiliki fasilitas timbangan elektronik ukur ulang.
Timbangan tersebut bisa diakses oleh pedagang maupun pembeli untuk mengecek kembali apakah berat belanjaan mereka sudah sesuai dengan timbangan pedagang.
Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Balai Metrologi Kota Yogyakarta, M Ashari menjelaskan bahwa timbangan elektronik ukur ulang tersebut adalah hibah dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Hibah tersebut diberikan lantaran Kota Yogyakarta masuk ke dalam daerah tertib ukur.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
"Maka ada 10 unit timbangan yang disebarkan ke pasar-pasar. Sepuluh pasar tersebut adalah Pasar Beringharjo Timur, Demangan, Kranggan, Lempuyangan, Karangwaru, Pingit, Kotagede, Gedongkuning, Serangan, dan Legi Patangpuluhan," ujarnya, Senin (7/10/2019).
Ia menjelaskan bahwa fungsi timbangan ukur tersebut adalah untuk timbang ulang hasil pembelanjaan.
Misal ada pembeli yang belanja lalu ragu-ragu, bisa timbang ulang di masing-masing pasar.
Timbangan elektronik ukur ulang dengan kapasitas 30 kilogram tersebut memiliki tingkat ketelitian 5 gram.
"Jadi ada selisih kurang lebih 5 gram untuk beratnya. Misal nanti bedanya jauh, bisa langsung komplain ke pedagang. Dari timbangan elektronik ukur ulang akan ada struk yang digunakan untuk datang ke penjual," ujarnya.
• Adaptasi Pasar Beringharjo di Era Digital
Ashari mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masing-masing koordinator pasar untuk menginformasikan keberadaan dan fungsi timbangan elektronik ukur ulang agar bisa dimanfaatkan baik pembeli maupun pedagang.
"Ini baru satu bulan didistribusikan ke 10 pasar. Masih belum terpantau apakah sudah ada komplain atau belum," urainya.
Ia menjelaskan, bahwa pihaknya setiap setahun sekali selalu melakukan tera ulang terhadap timbangan yang digunakan penjual di pasar-pasar.
Hingga pertengahan tahun ini, sudah ada 17 pasar yang telah didatangi untuk dilakukan tera ulang.
Antusias pedagang juga sangat tinggi agar timbangan mereka ditera ulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kota-yogya_20180731_185714.jpg)