Sleman
Distribusi Bantuan Air Bersih di Sleman Terkendala Kurangnya Armada
Ketersediaan stok bantuan air bersih mencapai 300 tangki dan sampai saat ini yang tersalurkan baru sebanyak 100 tangki.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Meski di beberapa wilayah di Sleman dilanda kekeringan, namun ketersedian bantuan tangki air masih aman.
Kendala yang dialami saat ini justru kurangnya armada untuk dapat menyalurkan bantuan air bersih tersebut.
• Patung Kepala Buddha Menangis Ditemukan Petani saat Menggali Tanah di Ladang
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan membeberkan bahwa ketersediaan stok bantuan air bersih mencapai 300 tangki dan sampai saat ini yang tersalurkan baru sebanyak 100 tangki.
Dengan jumlah ini, ia mengungkapkan bahwa persediaan air bersih masih aman sampai musim hujan tiba.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Hal itu karena banyaknya donatur dan masyarakat yang ingin turut membantu.
BPBD Sleman selama ini mendahulukan bantuan air bersih dari donatur, sedangkan stok dari pemerintah akan digunakan untuk berjaga-jaga.
"Sekarang permasalahannya ada pada armada yang terbatas. Armada pengangkut air dari BPBD DIY ada satu, Sleman juga satu. Yang lainnya dari swasta," ujar Makwan.
Adapun jumlah armada yang tersedia sampai saat ini hanya delapan unit.
Jumlah itupun gabungan dari BPBD DIY, BPBD Sleman dan pihak swasta.
Makwan merasa jumlah itu masih kurang, mengingat permintaan distribusi air semakin meluas.
Pihaknya berencana akan menambah satu armada lagi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman.
• Jumlah Dropping Air Sudah Capai 23,9 juta Liter untuk Kekeringan di Yogyakarta
"Untuk Sumberharjo saja permintannya 40 tangki per hari untuk 410 KK. Armadanya yang kurang mampu," bebernya.
Ia mengatakan, area distribusi yang semula di Desa Sambirejo dan Gayamharjo, Kecamatan Prambanan kini meluas hingga Desa Sumberharjo dan Wukirharjo, Kecamatan Prambanan.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, semua armada beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.
Rata-rata sehari bisa mendistribusikan 30 tangki dalam memenuhi kebutuhan semua wilayah yang kekurangan air di mana satu tangkinya berisi 1.000 liter.