Bantul

DPC PDI-P Bantul Masih Buka Peluang Koalisi

DPC PDI-Perjuangan Bantul terbuka untuk peluang koalisi di pilkada 2020 nanti.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - DPC PDI-P Bantul terbuka untuk peluang koalisi di pilkada 2020 nanti.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua DPC PDI-P Bantul Joko Purnomo saat disinggung soal pertemuannya dengan Bupati Bantul yang juga Ketua DPC Gerindra Bantul Suharsono Senin (30/9/2019) kemarin.

Pertemuan tersebut kata Joko hanya audiensi biasa terkait laporan pergantian pengurus DPC PDI-P yang baru.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

"Pertemuan dengan Pak Bupati adalah kami DPC PDI-P Bantul ini kan baru, baru dilantik 29 Juni 2019. Kami kirim surat kepada Bupati untuk melakukan audiensi. Kami melaporkan bahwa, sekarang sudah melakukan proses pergantian kepengurusan," ungkapnya via sambungan telepon.

Lanjutnya, dalam pertemuan tersebut ia juga memberikan dukungan kepada pemerintahan Suharsono-Halim.

"Kami memberikan dukungan kepada Suharsono-Halim untuk bisa menyelesaikan pemerintahan sampai masa jabatannya. Sekadar dukungan saja," tuturnya.

Soal pilkada 2020, ia mengaku tak ada pembahasan lebih detail dengan Suharsono.

Hanya ada diskusi kecil saja soal pilkada melihat kapasitas Suharsono sebagai Ketua DPC Gerindra.

Pimpinan Definitif DPRD Bantul Telah Dilantik

"Ada pembahasan, tapi hanya diskusi penjajakan saya kira wajar. Karena kebetulan beliau juga Ketua DPC Gerindra," katanya.

Soal kemungkinan koalisi, kata Joko pun masih terbuka.

"Masih, masih terbuka. Gerindra juga menyambut baik tadi. Tidak ada pembicaraan lebih detail, hanya tadi fokusnya DPC menghadap bupati," ungkapnya.

"Dan kalau kita bicara 2020 itu kita brainstorming saja. Kalau mungkin besok jodoh dan cocok kan bisa ditindaklanjuti," sambungnya.

Soal Usulan Syarat Calon Bupati Bantul Adalah Putra Daerah, Ini Tanggapan Suharsono

Diketahui sebelumnya, Joko Purnomo merupakan satu dari beberapa nama yang masuk penjaringan calon bupati dari PDI-P bersama lima nama lainnya.

Joko terjaring bersama Bambang Wisnu Handoyo dan Abdul Halim Muslih dalam penjaringan tertutup.

Lainnya yakni Kuswanto, nama yang diusulkan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) untuk ikut mendaftar bursa calon Pilkada.

Sementara dua nama lainnya yakni Agus Santosk dari Srandakan dan Kompol Kusilah, datang melakukan pendaftaran ke kantor pengurus anak cabang. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved