Bantul
Soal Usulan Syarat Calon Bupati Bantul Adalah Putra Daerah, Ini Tanggapan Suharsono
Ia memandang, putra asli daerah akan memiliki rasa memiliki yang tinggi pada daerah kelahirannya.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ketua DPC Gerindra Bantul Suharsono menanggapi usulan dari Forum Rakyat Bantul Bersatu soal putra asli daerah sebagai syarat calon kepala daerah di Bantul.
Menurut Suharsono, secara pribadi ia lebih senang jika calon bupati Bantul juga asli dari Bantul.
Ia memandang, putra asli daerah akan memiliki rasa memiliki yang tinggi pada daerah kelahirannya.
"Saya lebih senang yang mengganti saya asli putra daerah. Jadi rasa memiliki itu ada," ujarnya, Selasa (1/10/2019) siang.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Meski memiliki tujuan sama memikirkan rakyat, menurut Suharsono rasa memiliki akan lebih besar jika seorang putra daerah.
"Walaupun semuanya juga memikirkan rakyat. Tapi beda, saya merasa ini punya saya Bantul ini," tuturnya.
"Jadi saya lebih senang yang mengganti saya itu orang Bantul. Karena yang perlu kita pertahankan, Bantul ini tanah kelahiran kita harus kita jaga kelestariannya," sambungnya.
Ia menambahkan, calon bupati juga sebaiknya yang menjadi harapan masyarakat, yang lahir dari kalangan bawah.
• Kemarau Panjang, Permintaan Bantuan Air Bersih di Wilayah Bantul Meningkat
"Daripada bukan penduduk asli sini, yang ganti saya lebih baik petani, tukang becak, kalau itu yang diharapkan masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Ketua Forum Rakyat Bantul Bersatu Tur Haryanto memberikan usulan kepada para ketua partai politik agar menjaring putra asli daerah sebagai calon bupati.
Ia berharap pimpinan partai politik mendengarkan keinginannya tersebut agar menjadi masukan.
"Saya tidak menggiring ke salah satu calon tidak. Saya menggiringnya, kalau bisa pimpinan partai mendengarkan, artinya orang Bantul banyak yang pintar kenapa harus ambil orang lain," jelasnya.
"Saya akan terus menyuarakan. Saya tanya masyarakat, kalau orang Bantul sama orang Purworejo milih mana, Bantul saja. Ini persoalan sosiologis ikatan darah dengan Bantul," sambungnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/soal-usulan-syarat-calon-bupati-bantul-adalah-putra-daerah-ini-tanggapan-suharsono.jpg)