November Mendatang, UGM Gelar Festival Jamu di Royal Ambarukmo
November Mendatang, UGM Gelar Festival Jamu di Royal Ambarukmo Yogyakarta
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) akan melaksanakan Festival Jamu Internasional pada tanggal 14-16 November 2019 di Royal Ambarukmo Yogyakarta.
Festival ini diharapkan tidak menjadi acara seremonial saja namun harus ada kelanjutannya untuk mengedukasi masyarakat.
Wakil Dekan Kerja Sama, Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Alumni Fakultas Farmasi UGM, Dr. Endang Lukitaningsih, mengatakan, festival jamu ini ditujukan untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa jamu itu tidak seperti obat.
“Jamu bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat masa kini. Selain bahan-bahannya alami, jamu juga memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh,” ujarnya saat bertemu dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X di Kepatihan, Senin (30/9/2019).
• Tanpa Takut, Pedagang Ngalap Berkah di Tengah Aksi Gejayan Memanggil 2
• Penyakit Tidak Menular Sedot Dana BPJS Terbesar, Obesitas Perlu Ditekan
Upaya edukasi pun diungkapkan Endang tetap ditekankan dalam penyelenggaraan festival jamu ini.
Misalnya terkait keterbatasan lahan untuk menanam bahan baku jamu. Hal ini membuat panitia memberikan beberapa solusi yang bisa dilakukan agar bahan baku jamu bisa tersedia dekat dengan masyarakat.
“Kami juga melakukan pengenalan jamu ke sekolah-sekolah. Hasilnya cukup memuaskan, karena antusias para siswa juga besar,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, festival ini juga nantinya menggandeng berbagai pihak. Tidak hanya para penggiat jamu, panitia juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DIY dan Dinas Kebudayaan DIY.(Tribunjogja I Agung Ismiyanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jamu_20180217_192731.jpg)