Yogyakarta
Miliki 13 Inovasi, Komitmen BBPOM Yogya Tingkatkan Pelayanan
Sebagai implementasi pembangunan zona integritas, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta membangun galeri inovasi JogjaTOP.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai implementasi pembangunan zona integritas, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta membangun galeri inovasi JogjaTOP.
Galeri inovasi tersebut bertempat di kantor BBPOM Yogyakarta.
Kepala BBPOM Yogyakarta, Rustyawati mengatakan galeri inovasi tersebut merupakan salahsatu upaya untuk meningkatkan pelayanan BBPOM kepada masyarakat.
Masyarakat juga mendapat informasi dan mengunjungi galeri inovasi di kantor BBPOM Yogyakarta.
• BPOM Imbau Masyarakat Jangan Mudah Percaya Hoaks tentang Obat dan Makanan
Dalam galeri inovasi tersebut, ada 12 inovasi BBPOM Yogyakarta, yaitu Inovasi Bangun Sejati berupa website yang memuat fiturtracking dan media diskusi masyrakat DIY untuk berinteraksi dengan BBPOM.
Ada inovasi Foodtech Manja, berupa buku yang mengupas keamanan pangan, teknologi, dan perizinan.
Ada pula inovasi Kue Batman (Buku Edukasi Obat dan Makanan) berupa inovasi berupa pembuatan buku edukasi obat dan makanan yang merupakan rangkuman dari pertanyaan yang sering disampaikan masyarakat sehari-hari, dikemas dengan ringan dan menarik.
Inovasi selanjutnya adalah Kue Oma (Kuis Obat dan Makanan) berupa pembuatan kuis keamanan obat dan makanan yang merupakan pertanyaan yang sering ditemukan sehari-hari.
Inovasi Jumat Manis (Jumat Manfaat Mulia Istimewa) berupa pendampingan teknis secara tatap muka kepada para pelaku usaha (produk makanan, obat tradisional, kosmetik, obat). Inovasi Kapak Jati (Kamis Pahing Khas Jogja Istimewa) : inovasi berupa pemberian souvenir peralatan keamanan pangan (celemek/ telenan/ buku UMKM/ pisau dll) bagi konsumen yang datang pertama kali pada hari Kamis Pahing.
• BBPOM Yogyakarta Awasi Peredaran Kosmetik Ilegal
Inovasi lainnya adalah Main PS (Permainan untuk Pameran dan Sosialisasi), berupa pembuatan permainan keamanan obat dan makanan, berupa permainan yang dikemas dengan ringan dan menarik.
Inovasi lainnya RaBasi (Ragam Kreasi Bahan Informasi), berupa pembuatan bahan informasi obat dan makanan, berupa kalender bertema, flipchart bolak balik, buku saku.
Inovasi selanjutnya adalah Festival Pangan Idaman (Festival Pangan Dengan Izin Edar dan Aman), berupa kegiatan pembinaan UMKM.
Kemudian Inovasi OEOA (One Exhibition, One Special Action), berupa penetapan satu pameran dengan satu tema khusus agar stand pameran yang ditampilkan menarik dan memiliki ciri khas yang berbeda-beda setiap event.
Kemudian Inovasi SiPOMJA (Aplikasi di BBPOM di Yogyakarta), berupa aplikasi untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan dalam rangka meningkatkan kinerja dan memudahkan ketertelusuran data.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepala-bbpom-di-yogyakarta-dra-rustyawati-apt-mkesepid.jpg)