Yogyakarta

BBPOM Yogyakarta Awasi Peredaran Kosmetik Ilegal

Pada 2018 lalu, BBPOM Yogyakarta mengamankan 3.412 kosmetik tanpa izin edar, 261 kosmetik mengandung bahan berbahaya, dan 10 kosmetik kadaluarsa.

BBPOM Yogyakarta Awasi Peredaran Kosmetik Ilegal
vemale.com
Kosmetik 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan pengawasan pada peredaran kosmetik ilegal dan mengandung bahan berbahaya berbasis daring.

Kepala Bidang Pemeriksaan BBPOM Yogyakarta, Triyanti mengatakan selain melalui toko, pembelian kosmetik juga melalui layanan daring.

Siap-siap, Sebentar Lagi PNS Bisa Kerja dari Rumah

Dalam melakukan pengawasan, ia memantau akun atau website penyedia kosmetik yang diduga mengandung bahan berbahaya dan tak punya izin edar.

Selain melihat produk kosmetik yang ditawarkan, ia juga mengawasi iklan.

Palette: Tips Merawat Wajah Saat Musim Panas

"Kami selalu melakukan pengawasan, baik yang di toko maupun secara online. Kami juga harus mengikuti perkembangan teknologi. Maka kami awasi website atau akun-akun yang menjual kosmetik," katanya pada Tribunjogja.com, Rabu (7/8/2019).

"Untuk memastikan kosmetik tersebut mengandung bahan berbahaya, tentu harus melalui pengecekan laboratorium. Untuk itu kami pura-pura beli kosmetik, kemudian dicek, tapi kadang ya barang habis juga,"sambungnya.

Pada 2018 lalu, BBPOM Yogyakarta mengamankan 3.412 kosmetik tanpa izin edar, 261 kosmetik mengandung bahan berbahaya, dan 10 kosmetik kadaluarsa.

Ia mengaku tidak bisa membendung keinginan masyarakat untuk membeli kosmetik.

Namun ia mengingatkan masyarakat untuk waspada dalam membeli kosmetik.

LKY Minta Masyarakat Tidak Tergoda Kosmetik Murah

Halaman
123
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved