Nasional

Tanggapi Aksi Demo, Haedar Nashir Imbau Semua Pihak Menahan Diri

Pernyataan Haedar ini menyikapi perkembangan situasi terkini yang berkaitan dengan masifnya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Indonesia d

Tanggapi Aksi Demo, Haedar Nashir Imbau Semua Pihak Menahan Diri
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat ditemui media di Kebonagung Sleman, Minggu (28/7/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau agar semua masyarakat menahan diri dan tetap menjaga suasana kehidupan kebangsaan yang aman, damai, berkeadaban mulia, dan menjunjung tinggi keutuhan bangsa.

Pernyataan Haedar ini menyikapi perkembangan situasi terkini yang berkaitan dengan masifnya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa Indonesia di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.

Pihaknya menghargai aksi mahasiswa Indonesia yang secara murni memperjuangkan aspirasi rakyat berkaitan dengan Undang-Undang KPK hasil revisi dan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang kontroversial seperti RUU KUHP, Pertanahan, Minerba, dan lain-lain sebagai wujud panggilan nurani kecendekiaan selaku insan kampus.

"Karenanya aksi tersebut harus betul-betul dijaga agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, tertib, taat aturan, dan tidak menjadi anarkis," jelas Haedar dikutip TribunJogja.com dari keterangan resminya, Rabu (25/9/2019).

Ketua Umum PP Muhamadiyah Haedar Nashir Ajak Masyarakat Jaga Semangat Berkurban dan Berkorban

Haedar berpesan kepada aparat kepolisian dan keamanan hendaknya menjalankan tugas sebagaimana mestinya dan tidak melakukan tindakan-tindakan represif atau kekerasan dalam bentuk apapun sehingga semakin tercipta suasana yang kondusif.

Tegakkan hukum dan ketertiban dengan benar, adil, objektif, dan moral yang tinggi.

"Hormati tempat ibadah dan ruang publik agar tetap terjaga dengan baik. Para pejabat negara dan elite bangsa hendaknya mengedepankan sikap yang positif dan seksama serta tidak melontarkan opini-opini atau pendapat yang dapat memanaskan suasana," tambahnya.

Haedar Nashir Bersyukur Kesehatan Buya Syafii Membaik

Selain itu, Haedar menyebut, media sosial hendaknya dijadikan sarana interaksi hidup damai dan keluhuran akal budi sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang relijius dan berkeadaban luhur, serta tidak dijadikan media menyebarkan hoaks dan segala bentuk provokasi yang dapat merugikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di negeri tercinta ini. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved