Bantul

Disnakertrans Bantul Tunggu Kriteria SDM yang Dibutuhkan untuk YIA

Nantinya Disnakertrans akan ada perjanjian kerja sama tersendiri soal penyiapan tenaga kerja dari Bantul untuk YIA.

Disnakertrans Bantul Tunggu Kriteria SDM yang Dibutuhkan untuk YIA
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul akan melakukan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Bantul dengan PT Angkasa Pura I terkait keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo.

Satu di antara beberapa hal yang menjadi kerja sama yakni soal ketenagakerjaan.

Kepala Disnakertrans Bantul Sulistyanto mengatakan, nantinya Disnakertrans akan ada perjanjian kerja sama tersendiri soal penyiapan tenaga kerja dari Bantul untuk YIA.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

"Kita memang diberi tugas untuk menyiapkan SDM-nya. Kalau kemarin kan MoU dengan Bupati, tindak lanjutnya nanti Disnakertrans akan membuat perjanjian kerja sama sendiri terkait spesifik penyiapan tenaga kerja. Ini baru dibicarakan, karena kita juga ingin tahu syarat-syarat tenaga kerja yang dibutuhkan itu apa saja," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com di kantornya.

Pihaknya tengah menunggu kriteria apa saja yang diperlukan dari AP I untuk pemenuhan tenaga kerja.

Kata Sulistyanto, perlu ada kejelasan agar ia bisa memastikan tenaga kerja dari Bantul memenuhi kriteria dan bisa terserap.

"Ini dua pihak ya, kalau kita pengen cepet tapi pihak sana masih daftar inventaris dulu kan kita tunggu. Kita kan nggak mungkin melatih kalau di sana nggak dibutuhkan," ungkapnya.

Atasi Kekeringan di Bantul, Bupati Suharsono Gandeng Ahli Geologi untuk Bangun Sumur Bor

Lanjutnya, kemungkinan ada tiga sektor tenaga kerja yang bisa disiapkan Disnakertrans.

"Bisa yang langsung bandaranya, bersinggungan dengan bandara, atau yang mendukung bandaranya," jelasnya.

Sebelumnya, melalui Balai Latihan Kerja (BLK) telah dilakukan pelatihan ticketing dan kargo.

Namun kedua pelatihan tersebut dilakukan sebelum adanya nota kesepahaman dengan pemerintah Kabupaten Bantul.

"Itu memang koordinasi sebelum ada MoU. Sehingga hanya ada dua itu. Walaupun ticketing hanya pendukungnya. Kalau kargo kan langsung. Ini pelatigannya juga sudah selesai. Informasinya sebagian sudah terserap. Ada 32 orang yang mengikuti pelatihan di dua bidang itu," katanya.

Disnakertrans Bantul Prediksi Padat Karya Selesai Pertengahan Desember

Ia menambahkan, penyiapan tenaga kerja ini kemungkinan juga tak hanya Disnakertrans saja yang melakukan persiapan.

Bisa jadi sektor pariwisata juga dibutuhkan.

"Masalah SDM belum tentu semua yang melakukan Disnakertrans. Misal nanti terkait dengan sektor wisata, kita koordinasi dengan Dinas Pariwisata. Tidak semuanya oleh kita. Kita memang koordinator dalam tanda kutip. Hanya saja belum clear. Sehingga ketika kita siapkan nanti betul-betul terserap," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved