Kota Magelang

Ratusan Warga Gelar Aksi Peduli Sampah di Kota Magelang

Tidak hanya ASN, aksi sosial ini juga diikuti anggota TNI/Polri, pelajar, karyawan swasta dan lainnya dalam rangka event World Clean Up Day (WCUD) 201

Ratusan Warga Gelar Aksi Peduli Sampah di Kota Magelang
istimewa
Ratusan warga dari berbagai elemen bertumpuk untuk menggelar kegiatan sosial aksi peduli sampah di Kota Magelang, akhir pekan lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan warga dari berbagai elemen bertumpuk untuk menggelar kegiatan sosial aksi peduli sampah di Kota Magelang, akhir pekan lalu.

Tidak hanya ASN, aksi sosial ini juga diikuti anggota TNI/Polri, pelajar, karyawan swasta dan lainnya dalam rangka event World Clean Up Day (WCUD) 2019.

Lokasi WCUD tidak hanya terpusat di Alun-alun Kota Magelang saja, tetapi juga sampai ke Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, sampai di Taman Lansia depan Rindam IV/Diponegoro.

Transaksi AFE 2019 Catatkan Rekor Baru

Walikota Magelang Sigit Widyonindito lewat sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Joko Budiyono mengatakan, tema gerakan pungut sampah ini, sesuai dengan arahan Gubernur Jawa Tengah, adalah "Jateng Kudu Resik", yang diterjemahkan bahwa perilaku hidup bersih harus menjadi budaya masyarakat Jawa Tengah.

"Kampanye gerakan pungut sampah, yang dilaksanakan serentak di seluruh dunia ini, merupakan gerakan moral bagi seluruh penduduk dunia. Hal ini dilatarbelakangi dengan masih banyaknya warga yang belum peduli tentang kebersihan lingkungan dan gaya hidup sehat," katanya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2018, diperoleh jika penduduk Indonesia yang telah tertib dalam penanganan sampah baru 28 persen.

Sisanya, atau lebih dari 71 persen dianggap masih kurang peduli dalam penanganan sampah.

"Tidak mengherankan jika sering kita lihat sampah yang ditaruh di sembarangan tempat, seperti di bawah pohon, di dekat tiang listrik dan di pinggir jalan. Bahkan ada juga yang tidak segan membuang sampah dari dalam mobil yang sedang melaju, dan sampah dibuang ke sungai atau dibakar," ujarnya.

Kota Magelang Nominasi Lomba Hari Habitat 2019 Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Pada kesempatan itu, Sigit juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Magelang untuk lebih peduli terhadap penanganan sampah.

Menurutnya, masyarakat tak boleh Jangan hanya berpikir sampah harus keluar dari rumah, tetapi mengabaikan setelahnya.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved