Jawa

Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina Serahkan Berkas Pendaftaran

Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina, menyerahkan formulir ataupun berkas pendaftaran untuk bakal calon Walikota dan atau Wakil Walikota Magela

Tayang:
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ketua DPC PDI Perjuangan, Budi Prayitno, menerima berkas pendaftaran ataupun formulir pendaftaran Windarti Agustina untuk bakal calon kepala daerah pada Pilkada 2020 Kota Magelang, di Kantor DPC PDIP Kota Magelang, Minggu (22/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina, menyerahkan formulir ataupun berkas pendaftaran untuk bakal calon Walikota dan atau Wakil Walikota Magelang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ia bersama tujuh kandidat lain mendaftar di hari terakhir penyerahan berkas pada Minggu (22/9/2019).

Kedatangan Windarti disertai oleh putranya, Erik Kianu dan para pendukungnya sekitar pukul 22.10 di Kantor DPC PDIP Kota Magelang.

Ia disambut oleh Ketua DPC PDIP Kota Magelang, Budi Prayitno dan segenap pengurus.

Setibanya di sana, ia bersalaman dengan para panitia dan segenap kader dan langsung menyerahkan berkas dan formulir pendaftaran.

Pimpinan DPRD Kab Magelang Dilantik, Saryan: Dewan Mesti Kerja Keras Wujudkan Keinginan Masyarakat

Segenap pengurus langsung memeriksa kelengkapan berkas dan persyaratan pencalonan.

Mulai dari nama, visi misi, dan persyaratan dicek oleh panitia.

Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, berkas Windarti resmi diterima pada Pukul 22.17 WIB malam.

Windarti pun optimis dalam pencalonan ini. Keputusannya maju dalam bursa pencalonan ini atas dorongan dari kader dan para pendukungnya.

Berbekal pengalaman lima tahun menjabat sebagai Wakil Walikota, dirasakannya sudah cukup untuk melaju menuju kursi orang nomor satu di Kota Magelang.

"Pertimbangannya tentu dorongan kader berharap bahwa saya sudah lima tahun di periode kedua bersama Walikota, mendampingi beliau. Dan beliau juga, apa bahasanya, saya sudah belajar dan diharapkan oleh teman-teman ini, kalau bisa meneruslan estafet kepemimpinan. Ini juga dorongan dari teman-teman yang mendukung agar saya maju," tuturnya, diwawancarai selepas penyerahan berkas, Minggu (22/9/2019) malam.

PDIP Jaring Bakal Calon Kepala Daerah Kota Magelang untuk Pilkada 2020

Windarti pun tak lantas maju dengan tangan kosong.

Berbagai persiapan telah dilakukan.

Khususnya, persiapan secara mental, spiritual, jasmani, maupun rohani, karena konsekuensi mencalonkan sebagai bakal calon kepala daerah tinggi.

Termasuk restu dari keluarga, memohon doa restu dari ibunya, dan dukungan dari internal partai dan rekan-rekan pendukung.

"Kalau tidak didukung ya saya juga gak berani. Kalau hanya ambisi saya pribadi, ya tidak. Tentu dengan dukungan teman-teman, saya bisa sampai di sini malam hari ini. Dan niat saya murni untuk memperjuangkan aspirasi dan kehendak teman-teman semua. Petugas partai adanya siap. Saya diminta unyuk mencalonkan diri mendaftar ya saya siap. Dengan penugasan nanti saya ditugaskan dimana saja. Saya siap," kata Windarti.

Orang nomor dua di Kota Magelang itu pun optimis dalam pencalonan ini.

Apapun keputusan partai, soal siapa yang akan direkomendasikan, ia akan menghormati.

"Optimis lah. Dalam perjuangan optimis itu harus. Itu yang dipegang. Mau maju perang kok meleat-meleot, kader partai harus berani. Apapun keputusan DPP, saya akan tegak lurus dan menghormati perintah," tutur Windarti.

Windarti sengaja mengajak anaknya, Erik Kianu, ke penyerahan berkas pendaftaran bakal calon kepala daerah karena ingin agar anaknya belajar politik sedari dini.

Ia ingin agar anaknya tahu apa yang dilakukan oleh ibunya.

Selain itu, putranya ini juga dianggapnya sebagai penyemangat dan penguat spiritual bagi dirinya.

"Iya, tadi ditemani putra saya. Ia adalah penguat spiritual saya. Ya saya aja biar mulai belajar politik. Ini Simboknya begini ini lho, kamu harus melengkapi. Karena kekurangan saya tentu dilengkapi dengan keberadaan semangat dan motivasi dari teman-teman. Saya banyak kekurangan, selaku manusia, banyak, tapi teman-teman saya menyemangati, membuat saya terdorong memperjuangkan aspirasi mereka," pungkas Windarti.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved