Identitas Pria Misterius Pelaku Teror Purworejo Masih Jadi Misteri

TEKA-TEKI pria misterius yang memasuki rumah warga di Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Purworejo, masih dalam penyelidikan jajaran Reskrim polres Purwore

Penulis: Andreas Desca | Editor: Iwan Al Khasni
Googlemaps
Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Purworejo 

TEKA-TEKI pria misterius yang memasuki rumah warga di Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Purworejo, masih dalam penyelidikan jajaran Reskrim polres Purworejo. Data-data saksi dan pengakuan korban masih dikumpulkan.

.

.

.

KASAT Reskrim Polres Purworejo, AKP Haryo Seto, polisi masih melanjutkan penyelidikan pria misterius yang meresahkan warga.

"Proses penyelidikan masih terus dilakukan, kita kumpulkan data-data terkait pria misterius ini dari warga dan korban. Jika ada temuan lain pun kita pasti tindak lanjuti," tuturnya, Jumat (20/9/2019)/

Selain itu, tambah Kasat Reskrim, keterangan dari korban yang pernah melihat sosok pria misterius ini terus digali.

"Walaupun keadaannya gelap, ada beberapa korban yang melihat sosok pria misterius ini, dan kita terus selidiki. Namun untuk dugaan siapa yang ada dibalik pria misterius itu belum dapat kita simpulkan," ujarnya.

Polisi Ungkap Lokasi Rekaman Adegan Wikwik Pasangan Selingkuh Oknum Guru Honorer Purwakarta

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto saat ditemui Tribunjogja.com, Jumat (20/9/2019)
Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto saat ditemui Tribunjogja.com, Jumat (20/9/2019) (Tribun Jogja/Andreas Desca)

"Kita akan terus lakukan pemantauan di lapangan. Nanti jika sudah tertangkap pasti kita akan berikan informasi kepada masyarakat," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengah dibikin was-was dengan aksi pria misterius yang masuk rumah warga.

Pada aksinya pria misterius melakukan tindakan meraba hingga mencium perempuan yang jadi sasarannya.

Aksi teror pria misterius yang sering memasuki rumah warga dini hari di Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Purworejo dibenarkan oleh Kepala Desa Kroyo, Kamis (19/9/2019).

Pengakuan Mbah Pani Pati Setelah Bangkit dari Kubur Topo Pendem Lima Hari

Kejadian yang menimpa sebelas warga ini ternyata sudah berlangsung sejak tahun 2018 silam.

Ditemui Tribunjogja.com, Kepala Desa Kroyo, Suprayitno mengatakan, kejadian itu terjadi secara acak.

Pria yang baru menjabat sebagai Kepala Desa sejak Mei namun mulai lagi pada empat bulan terakhir.

"Sejak tahun 2018 kejadian ini sudah terjadi dan dalam kurun waktu 4 bulan terakhir terdapat 2 kejadian,"

"Menurut laporan warga, korban kebanyakan perempuan dengan usia lulus SMA dan Ibu-ibu," ungkapnya.

Suprayitno juga menambahkan bahwa ada laporan warga yang merasa sampai diciumi oleh lelaki ini.

"Ada satu warga yang merasa diciumi, namun posisinya dia sedang tidur dengan adiknya,"

Entah itu dicium pelaku atau hanya adiknya, tapi dia menyadari Kalau ada orang di dalam dan diteriaki terus kabur," jelasnya.

Suprayitno juga menerangkan kronologi sesuai laporan warga yang mengadu kepadanya.

Desa Wisata Ketingan Sleman, Rumah Ribuan Burung Kuntul Pulang Setelah Lelah Berkelana

"Jika dari cerita warga, pelaku masuk dan mematikan lampu kamar yang ada. Tapi kebanyakan aksinya gagal,"

"Terakhir kemarin dia mau memanjat tembok, dan ketahuan lalu kabur," jelasnya.

"Yang tersisa hanya jejak kaki di tembok dan sudah saya ambil gambarnya," imbuhnya.

Supangkat, Ketua BPD Desa Kroyo, menyampaikan kejadian ini hanya terjadi di dua RW.

"Aksi yang dilancarkan pelaku selama ini memang acak. Namun hanya di dua RW," ujarnya.

Inilah Beberapa Desa yang Terimbas Tol Bawen-Yogyakarta dan Solo-Yogyakarta

Kesaksian Warga

Pantauan Tribunjogja.com, di Desa Kroyo, Purworejo, pada Rabu (18/9/2019) malam.

Jalan-jalan terlihat sangat lengang, hanya beberpa kendaraan yang berlalu-lalang di jalan Desa Kroyo.

Tribunjogja.com yang mendatangi lokasi ini mendapati masih ada beberapa rumah makan yang berjualan.

Salah satunya tempat makan yang dimiliki sepasang suami isteri Eko Susilo dan Maesaroh yang berjualan bakso di tepi jalan Desa Kroyo.

Menurut kerangannya, isu yang beredar tentang pria yang berkeliaran mencoba memasuki rumah warga benar adanya.

"Dibeberapa lokasi memang ada beberapa rumah yang disambangi orang tak dikenal. Di utara situ ada 3 rumah, kebetulan memiliki anak gadis semua dan ada juga yang ibu-ibu, tapi kalo sampai menjamah itu masih belum tahu," ujarnya.

Eko menambahkan kejadian ini kebanyakan berlangsung saat Saalat Subuh.

"Kebanyakan kejadian itu saat menjelang Shalat Subuh, jadi ketika orangtuanya mau ke Masjid, kejadian itu berlangsung," ujarnya.

Maesaroh juga menambahkan bahwa adanya kejadian ini menjadikan dirinya merasa resah.

"Ya sebenarnya takut dengan adanya kejadian seperti ini, soalnya setiap jam 3 pagi sudah di tinggal ke pasar," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved