Bantul
Rumah Dongeng Mentari Tanamkan Nilai Integritas Lewat Dongeng
Pagelaran ini mengajak para orangtua, generasi muda, dan anak-anak untuk mengenal dan mencintai dongeng.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pagelaran Dongeng Jogja yang diinisiasi oleh Rumah Dongeng Mentari digelar kembali untuk ketiga kalinya, Minggu (15/9/2019) di Panggung Sekolah Hutan Pinus Sari, Mangunan, Dlingo.
Pagelaran ini mengajak para orangtua, generasi muda, dan anak-anak untuk mengenal dan mencintai dongeng.
Utamanya, juga untuk menanamkan nilai kejujuran dan integritas melalui dongeng.
• Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet
Pendiri Rumah Dongeng Mentari, Rona Mentari menuturkan, sejak pertama kali digelar 2016 lalu, Rumah Dongeng Mentari telah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia memandang, pihaknya memiliki tujuan yang sama dengan KPK.
"Kami punya semangat yang sama yakni menyebarkan nilai-nilai integritas. Nilai-nilai integritas itu sangat universal, dan dampaknya jika kita tidak menerapkannya adalah korupsi," kata Rona saat ditemui Tribunjogja.com seusai acara.
Menurutnya nilai integritas bisa efektif disampaikan melalui dongeng.
Namun, penyampaiannya perlu peran aktif orangtua.
• Pede Mendongeng di Atas Panggung, Anak SD Ini Kagumi Tokoh Nasional
"Tentu penanaman nilai itu pada anak-anak. Tapi itu tidak bisa berhasil kalau tidak dilakukan oleh orangtua," katanya.
Orangtua, kata Rona, adalah orang yang paling sering menghabiskan waktu dengan anak-anak mereka.
Harapannya, orangtua memanfaatkan waktu bersama anak mereka untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan budi pekerti.
"Mereka adalah orang yang paling sering menghabiskan waktu bersama anak-anak. Maka acara ini untuk keluarga, tidak hanya anak-anak. Banyak orang dewasa, anak muda calon orangtua juga ada," tuturnya.
Sementara itu, seorang penampil dalam pagelaran dongeng ini, Samsudin beranggapan, dongeng bisa efektif menyampaikan suatu nilai jika dilakukan berulang.
• Pentingnya Bacakan Dongeng sejak Anak dalam Kandungan
"Kalau cuma satu kali dongeng, belum. Karena kita harus melihat pengaruh tuturan itu ke anak-anak. Harus berapa kali komunikasi, terus kita arahkan," papar juru dongeng ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rumah-dongeng-mentari-tanamkan-nilai-integritas-lewat-dongeng.jpg)