Lifestyle

Pentingnya Bacakan Dongeng sejak Anak dalam Kandungan

Cerita yang disampaikan pada anak bisa apa saja, termasuk menyampaikan cerita yang ada di luar daya imajinasi kita.

Pentingnya Bacakan Dongeng sejak Anak dalam Kandungan
videoblocks.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Dongeng ternyata bisa menstimulasi kecerdasan anak dari berbagai aspek.

Karena itu membacakan dongeng memberikan banyak manfaat terhadap tumbuh kembang anak. 

Psikolog klinis Ratih Ibrahim menyebutkan, manfaat yang bisa didapat antara lain adalah perkembangan kognitif, imajinasi, kemampuan memecahkan masalah, serta kedekatan dengan orangtua.

"Dia juga bisa bepikir kritis dan semangat untuk mengulik. Setelah dongeng mungkin anak juga bereksperimen sendiri," kata Ratih dalam peluncuran 'Dongeng Aku Dan Kau' untuk Anak Unggul Indonesia di kawasan Kebayoran Baru, Kamis (18/7/2019).

Lalu, berapa usia minimal anak untuk mulai diperkenalkan dengan dongeng?

Ratih mengatakan, membacakan dongeng untuk anak bisa dimulai sedini mungkin bahkan ketika anak masih dalam kandungan.

Apalagi, panca indera yang matang pertama kali adalah indera pendengaran.

"Jadi kalau sedang hamil, ajak anak ngobrol. Nanti waktu anak lahir bapak atau ibunya menegur "halo anakku" dia akan cari suaranya," kata Ratih.

Kemendikbud RI Giatkan Permainan Tradisional Anak dan Dongeng di Bantul

Jika bingung bagaimana memulainya, ibu bisa mulai dengan membacakan buku dongeng pada anak yang masih dalan kandungan.

Pilihlah cerita yang baik dan hindari cerita yang mengandung nilai-nilai negatif.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved