Bantul

Cara Pemkab Bantul Sejahterakan Anak Yatim Piatu

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang saku dan pemberian alat-alat sekolah.

Cara Pemkab Bantul Sejahterakan Anak Yatim Piatu
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Pemkab Bantul memberikan bantuan peningkatan kesejahteraan kepada anak-anak yatim piatu. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat memberikan bantuan peningkatan kesejahteraan kepada 3.600 anak-anak yatim, piatu dan yatim-piatu.

Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang saku dan pemberian alat-alat sekolah.

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, selain memberikan santunan, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi yatim - piatu dilakukan dengan cara membebaskan anak-anak dari biaya sekolah.

Terutama mereka yang masih duduk dibangku sekolah dasar dan menengah pertama.

Harapan Sejumlah Penarik Becak di Kawasan Gose Bantul, Ingin Adanya Bantuan Modal hingga Asuransi

"Kami juga memfasilitasi bantuan pembinaan yang dilakukan dari yayasan sosial bersama Pemerintah. Selain itu, Dinsos juga memberikan fasilitas panti asuhan yang membina anak-anak yatim-piatu," katanya, saat memberikan bantuan peningkatan kesejahteraan untuk anak-anak yatim piatu di Rumah Dinas Bupati Bantul, Jumat (13/9/2019)

Dengan bantuan tersebut, Halim berharap tidak ada lagi anak yatim-piatu di Kabupaten Bantul yang terlantar dan tidak terbina dengan baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Diketahui, anak - anak yang mendapatkan santunan dari pemerintah kabupaten Bantul merupakan yatim piatu dengan kategori miskin.

"Karena memang ada juga anak yatim-piatu yang kaya," terang dia.

Pasar Seni Gabusan Bantul Akan Dihidupkan Kembali

Kasubag Bina Mental dan Spiritual, Bagian Administrasi Kesra Setda Bantul Purwanto mengatakan bantuan peningkatan kesejahteraan kepada 3.600 yatim-piatu merupakan wujud kehadiran negara dalam membantu anak-anak yang kurang beruntung.

Menurut dia, selain bantuan uang saku dan peralatan sekolah, ada juga pemberian motivasi.

"Supaya anak-anak memiliki daya juang, tidak minder dan memiliki semangat untuk belajar," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved