Guru Cabul di Sleman Terancam Saksi Ganda Jika Terbukti Salah, Dipenjara dan Dipecat

Ia menegaskan bahwa jika oknum guru tersebut terbukti bersalah, maka harus ada sanksi yang dijatuhkan

Guru Cabul di Sleman Terancam Saksi Ganda Jika Terbukti Salah, Dipenjara dan Dipecat
Tribun Jogja/Suluh Prasetyo
Nikmati sajian Harian Tribun Jogja hari ini 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menyayangkan adanya kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru salah satu SD di Seyegan ke siswi-siswinya. Meski masih dalam pemeriksaan saksi-saksi, namun kasus ini sudah mencoreng dunia pendidikan, dan juga predikat Sleman sebagai Kabupaten Layan Anak (KLA).

Sri Muslimatun saat diwawancarai Rabu (11/9) mengatakan, bahwa sosok guru dalam satu sisi merupakan manusia biasa yang punya kebutuhan.

"Namun di sisi lain guru mempunyai tugas suci, guru adalah tokoh, pendidik dan pembentuk karakter. Kok malah memberi contoh yang tidak bagus, ya ini tidak boleh," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jika oknum guru tersebut terbukti bersalah, maka harus ada sanksi yang dijatuhkan. Selain sanksi pidana yang akan menjeratnya, juga ada sanksi lain yang akan dijatuhkan oleh kepegawaian.

"Sanksinya akan disesuaikan dengan jenis pelanggarannya, dan kita tidak main-main," tegasnya.

Saat disinggung apakah, kasus ini dapat mencoreng Kabupaten Sleman sebagai kabupaten layak anak, Muslimatun mengiyakan. Di dalam segi pendidikan, pembangunan karakter tak hanya untuk anak-anaknya saja, namun juga guru dan orang tua.

Berita selengkapnya, simak di edisi cetak Tribun Jogja hari ini. (*)

Penulis: nto
Editor: wid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved