Gunungkidul
Viral Video Murid Ancam Guru Pakai Arit di Sekolah, Ini Tanggapan Disdikpora Gunungkidul
Disdikpora benarkan video viral tentang murid yang mengancam guru pakai sebilah arit lantaran gawai yang dimiliki disita oleh seorang guru.
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, Kisworo membenarkan kejadian video viral tentang anak peserta didik yang mengancam guru menggunakan sebilah arit lantaran gawai yang dimiliki disita oleh seorang guru.
"Memang benar terjadi di sebuah SMP di Ngawen, saya tadi sudah mencoba menghubungi kepala sekolahnya untuk mengetahui kronologis sebenarnya, tetapi kita belum memperoleh laporan lengkapnya," ucapnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Rabu (11/9/2019).
Ia mengugkapkan saat menghubungi kepala sekolah yang bersangkutan, pihaknya belum menerima laporan kronologis kejadian secara rinci.
• Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet
"Saat saya hubungi kepala sekolah mengaku sedang memberikan keterangan, saya juga masih menunggu bagaimana kronologisnya," ujarnya.
Pihaknya belum mengetahui apakah murid yang melakukan pengancaman dilaporkan kepada pihak kepolisian atau tidak.
Saat disinggung terkait dengan sanksi yang kemungkinan didapat oleh siswa, pihaknya belum bisa memutuskan.
Menurutnya masih diperlukan pendalaman lebih lanjut terkait dengan kasus kali ini.
"Sifatnya nanti pembinaan, yang jelas harus introspeksi dulu antara kedua belah pihak. Kita lihat kasusnya seperti apa. Kalau kronologis kami belum mengetahui secara pasti, kan kami juga tidak tahu. Kalau kita berikan sanksi nanti sifatnya sepihak. Pada prinsipnya akan diberikan pembinaan bagi anak maupun warga sekolah," katanya.
• Pria Ini Bikin Video Tutorial Membuat Suara Mirip Lucinta Luna, Hasilnya Mirip!
Kisworo juga mengungkapkan keprihatinannya dengan adanya kejadian seperti kali ini, dan akan menunggu laporan lengkapnya terlebih dahulu.
Sementara itu Kapolsek Ngawen, AKP Kasiwon menjelaskan, kejadian tersebut terjadi di sebuah SMP di Ngawen, dan kejadian tersebut terjadi pada Hari Jumat (6/9/2019) saat pelajaran sedang berlangsung.
Kasiwon mengatakan saat itu sang anak kedapatan bermain gawai saat pelajaran berlangsung.
Guru pun langsung menyita gawainya karena dalam peraturan sekolah tidak boleh bermain gawai saat palajaran berlangsung.
"Karena ketahuan HP-nya lalu disita, anak tersebut tidak terima, lalu pulang dan kembali ke sekolah dengan membawa sebilah arit ke halaman sekolah. Bisa dikatakan murid tersebut emosi sesaat dan anak tersebut dalam keadaan sadar," ujarnya.
Dirinya menambahkan dalam masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
• Video Viral Putri Sri Sultan Hamengku Buwono X Naik Becak, Terciduk Bawa Ayam Goreng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)