Bantul

Produksi Ikan Laut Bantul Masih Kalah Dari Gunungkidul

Produksi ikan tangkap di DIY masih didominasi oleh Kabupaten Gunungkidul. Kabupaten Bantul masih berada di bawah Gunungkidul.

Produksi Ikan Laut Bantul Masih Kalah Dari Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Produksi ikan tangkap di DIY masih didominasi oleh Kabupaten Gunungkidul. Kabupaten Bantul masih berada di bawah Gunungkidul.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Bayu Mukti Sasongka mengatakan, dalam setahun DIY memproduksi sekitar 6.500 ton ikan tangkap.

Produksi terbesar dari Dermaga Sadeng yakni antara 3.000-4.000 ton per tahun.

"Sekarang masih didominasi Sadeng. Peringkatnya ada Sadeng, Baron, dan Ngrenehan. Bantul belum, mayoritas Gunungkidul," ujarnya belum lama ini.

Disnakertrans Bantul Upayakan Pekerja Mandiri Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Menurutnya perbedaan karakter pantai dan laut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan ikan.

"Kalau di Bantul ini mendarat di pasir. Kalau di Gunungkidul sudah ada dermaga. Jadi perbedaan karakter laut dan pantainya," katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Bambang Pin Erwanta menyebut faktor alam dan sarana memang mempengaruhi hasil tangkapan ikan di Bantul.

"Pertama alam, kedua sarana prasarana juga minim. Sarananya untuk dermaga juga belum ada karena alam yang seperti itu," tuturnya.

Dikatakan, Bantul sebenarnya memiliki empat kapal nelayan berkapasitas besar. Hanya saja kapal tersebut dioperasikan di Sadeng. Sehingga hasil tangkapan pun tercatatnya di Sadeng.

"Kapal besar bersandar di Sadeng. Kita punya empat kapal besar, tapi di Gunungkidul. Hasilnya dicatat di Gunungkidul. Yang kita catat hanya yang di TPI yang kita punya," paparnya.

Setiap 40 Detik, Satu Pemuda Tewas Akibat Bunuh Diri

Sementara itu untuk target produksi 2019, DPPKP memasang 798 ton ikan tangkap baik laut maupun perairan umum.

"Laut targetnya 400-500 ton, perairan umum 200-300 ton," jelasnya.

Pada triwulan pertama 2019, produksi ikan tangkap laut sebanyak 141 ton.

Kemudian di triwulan kedua sebanyak 123 ton. "Harapannya di triwulan ketiga nanti ada kenaikan," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

 

Penulis: amg
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved