Penuhi Tuntutan Masa Depan, UII Dirikan Pusat Studi Artificial Intelligence dan Studi Bioinformatics
Penuhi Tuntutan Masa Depan, UII Dirikan Pusat Studi Artificial Intellegence dan Studi Bioinformatics
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jurusan Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UII meresmikan pendirian Pusat Studi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan dan Pusat Studi Bioinformatics pada Senin (9/9/2019) di Auditorium Prof KH Abdulkahar Mudzakkir, Kampus Terpadu UII.
Ketua Program Studi Statistika UII, Edy Widodo mengatakan pendirian kedua Pusat Studi ini dalam rangka merespon tuntutan ke depan, yakni dengan melihat perkembangan kebutuhan pengolahan data yang sangat tinggi.
• Kisah Sepeda Merah Antar Lailatul Qomariah Raih Gelar Doktor di Usia Muda
"Terutama untuk Statistika ini tidak hanya bisa berkutat pada wilayah yang sifatnya fundamental, tapi kita juga harus bisa mengantisipasi perkembangan ke depan," ujarnya.
Ia menilai, Prodi Statistik dapat berperan besar terutama dalam hal pengolahan datanya.
Pusat Studi Artificial Intelligence sendiri sudah dirintis sejak lama oleh Jurusan Statistika FMIPA UII melalui kegiatan-kegiatan berupa pelatihan mulai dari machine learning, deep learning sampai dengan data scientist.
Sementara itu, Kepala Pusat Studi Artificial Intelligence Raden Bagus Fajriya Hakim menambahkan, kegiatan pelatihan terkait Artificial Intelligence tersebut sudah dilakukan oleh UII sejak tahun 2015.
• Kecerdasan Anak Ternyata Berasal dari Ibunya
Lanjutnya, UII juga telah menggiatkan bagaimana peran big data, sehingga banyak hal baru yang dapat dipelajari dan dikembangkan.
"Dan kita sadari larinya big data itu nanti pada kecerdasan buatan. Kemudian muncul machine learning, deep learning yang tidak bisa dipisahkan dari kecerdasan buatan," kata dia.
Dalam hal penelitian terkait Artificial Intelligence, pihaknya akan melibatkan mahasiswanya untuk melakukan penelitian di bidang tersebut.
Ia mengatakan, mahasiswa yang skripsinya terkait di bidang Artificial Intelligence maka akan dengan mudah terserap di perusahaan.
Sebab, kata dia, perusahaan juga sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai kompeten di bidang Artificial Intelligence.
"Dan harus dibuat center of excellent di bidang Statistika. Kenapa Statistika? Karena memang kita sadari inti dari Artificial Intelligence adalah Statistikanya," tuturnya.
Dekan FMIPA UII Riyanto menambahkan peresmian kedua Pusat Studi ini akan menjadi unggulan dan brand image Statistika UII.
"Setelah launcing, Statistika dalam waktu dekat akan mengadakan seminar international yang akan secara resmi melaunching dua pusat studi ini," jelasnya.(Tribunjogja I Noristera Pawestri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penuhi-tuntutan-masa-depan-uii-dirikan-pusat-studi-artificial-intellegence-dan-studi-bioinformatics.jpg)