Kerjasama dengan Australia, Fakultas Peternakan UGM Lakukan Pelatihan Pembiakan Sapi

Pelatihan tersebut membawa tema Commercial Cattle Breeding and Management Training Program Batch IV.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
Pelatihan Pembiakan Sapi di Meeting Room Grand Aston Yogyakarta, hasil kerjasama Fakultas Peternakan UGM dengan Australia 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Fakultas Peternakan (Fapet) UGM ditunjuk sebagai penyelenggara Pelatihan Pembiakan Sapi pada 2-25 September 2019 ini.

Pelatihan tersebut membawa tema Commercial Cattle Breeding and Management Training Program Batch IV.

Dekan Fapet UGM Prof. Dr. Ali Agus mengatakan pelatihan tersebut bekerjasama dengan Australia terkait Red Meat and Cattle Partnership.

"Fapet UGM dipercaya menjadi penyelenggara untuk kedua kalinya," kata Ali melalui keterangan tertulisnya, Minggu (08/09/2019).

Menurut Ali, materi pelatihan terkait dengan penyegaran teori, sharing hasil penelitian, termasuk berbagi pengalaman.

Terutama terkait manajemen reproduksi, nutrisi, dan kesehatan ternak.

Pelatihan seperti ini dianggap penting untuk dilakukan agar adanya efisiensi peternakan sapi potong, terutama di segmen pembiakan.

"Permintaan daging akan terus meningkat, sehingga perlu upaya yang lebih keras dan cerdas untuk mengisi gap supply-demand sapi potong," jelas Ali.

Team Leader Advisory and Support Group, Indonesia-Australia Red Meat and Cattle Partnership Muhammad Isradi mengatakan ada 20 peserta yang ikut dalam pelatihan kali ini.

Selain sesi pelatihan di dalam ruangan, kunjungan lapangan ke kampus dan peternakan sapi juga dilakukan.

Tidak hanya peternakan di Indonesia, tetapi juga di Australia.

"Peserta merupakan perwakilan perusahaan peternakan sapi potong dan peternak sapi dari berbagai daerah," jelas Isradi.

Isradi menjelaskan, setiap lokasi peternakan dan pemotongan sapi memiliki potensi dan kondisi yang berbeda-beda.

Para peserta pun bisa mendapat lebih banyak pengalaman dengan berbagai indikator berbeda tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved