Yogyakarta

Djoko Susilo Jadi Orang Ketiga yang Sempat Miliki Rumah Patehan

Dimungkinkan warisan rumah turun temurun ini kemudian dijual oleh ahli waris hingga akhirnya menjadi barang rampasan KPK.

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
Penampakan rumah rampasan KPK di Jalan Patehan, Kecamatan Keraton Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lain rumah lain cerita di satu rumah rampasan KPK dari tangan mantan Kakorlantas Irjen Pol Djoko Susilo yang berada di Jalan Patehan Lor Nomor 36, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rumah seluas 880 meter persegi itu juga menyimpan banyak cerita.

Dedaunan berserakan di halaman rumah yang usianya diperkirakan sudah puluhan tahun tersebut.

Bergaya rumah Jawa, rumah tersebut nampak sepi dan tak terawat setelah disita KPK dan saat ini telah dihibahkan kepada Pemda DIY.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Pepohonan kelengkeng, jambu, dan pohon lainnya tampak menjadi peneduh di rumah berukuran besar tersebut.

Di pagar depan, tampak mobil putih terparkir dan tulisan KPK masih dipasang di depan rumah tersebut.

Rumah yang dibeli Djoko Susilo ini juga memiliki satu buah kamar mandi dan tempat wudhu yang berada di depan rumah, tepat di sebelah garasi.

Dari data KPK, Djoko Susilo memiliki aset berupa empat sertifikat tanah (SHM) dengan luas sekira 2.057 meter persegi.

Adapun untuk luas bangunan sekira 880 meter persegi dengan nominal Rp 15.489.457.000.

“Pak Djoko Susilo ini orang ketiga yang memiliki rumah ini sebelum ditangkap KPK,” ujar Ratijo (65), warga dan pemilik warung yang berjualan di sebelah rumah tersebut kepada Tribunjogja.com.

Menilik Rumah Bersejarah dan Menyimpan Misteri Rampasan KPK yang Dihibahkan ke Pemda DIY

Ratijo mengatakan, selama hampir 3,5 tahun rumah tersebut dibersihkan sebulan sekali oleh orang yang diminta pihak KPK.

Sementara, dua minggu lalu ada beberapa orang pejabat yang datang dan melihat rumah ini.

“Katanya sudah penyerahan kunci tapi saya tidak tahu persisnya. Rumah ini memang tidak ada yang menjaga,” jelasnya.

Dia mengaku pernah mengetahui pemilik pertama rumah tersebut, namun dia mengaku lupa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved