Kulon Progo

Pembangunan FIsik Hanya 17 Bulan, Bandara YIA Siap Beroperasi di 2020

Satu di antara Proyek Strategis Nasional (PSN) ini akan rampung fisiknya di Desember 2019 dan setelah itu full operation bisa dilakukan.

Pembangunan FIsik Hanya 17 Bulan, Bandara YIA Siap Beroperasi di 2020
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Presiden RI, Joko Widodo melihat maket bandara Yogyakarta INternational Airport di Kulon PRogo, DI Yogyakarta, Kamis (29/8/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - PT Angkasa Pura I memastikan selambatnya Mei 2020 Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sudah beroperasi secara penuh (full operation).

Adapun pengerjaan fisik bandara dipastikan rampung di akhir tahun ini.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan perkembangan pembangunan bandara hingga Kamis (29/8/2019) sudah mencapai 76,5 persen.

Satu di antara Proyek Strategis Nasional (PSN) ini akan rampung fisiknya di Desember 2019 dan setelah itu full operation bisa dilakukan.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

"Paling lambat, full operation bisa di Mei 2020 tapi fisiknya selesai di Desember 2019 sehingga waktu total penyelesaian hanya 17 bulan," kata Faik saat ditemui Tribunjogja.com di sela menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Bandara YIA, Kamis (29/8/2019).

Beroperasinya Bandara YIA disebutnya juga akan menyelesaikan masalah kepadatan penerbangan di Bandara Adistujipto Yogyakarta.

Bandara tersebut kapasitas aslinya hanya 1,8 juta penumpang per tahun namun kini jumlah penumpang sudah mencapai 8,4 juta orang.

Pihaknya optimistis Bandara YIA nanti bisa turut memacu pertumbuhan ekonomi DIY dan Jawa Tengah seiring akan banyak hadirnya penerbangan langsung dari luar negeri di Bandara YIA. Wisatawan bisa datang ke Yogyakarta secara langsung tanpa harus melalui transit lewat Bandara I Gusti NGurah Rai Bali maupun Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta.

Dukung Pariwisata, Jokowi Pastikan Bandara YIA Terkoneksi dengan Jalur Tol dan Kereta

Pemindahan penerbangan domestik dari Bandara Disutjipto akan dilakukan secara bertahap mulai 2020.

Di luar itu, dari 14 penerbangan yang sudah dilayani di YIA saat ini masih akan ditambah lagi pada September sehingga akan ada 28 jadwal penerbangan.

Sedangkan penerbangan internasional diharapkan sudah bisa dioperasikan di Bandara YIA pada awal April atau Mei berkaitan musim liburan musim panas ataupun musim dingin.

Sekaligus, menunggu agak longgarnya trafik penumpang di masa pergantian tahun.

Penerbangan internasional nanti juga masih harus mengikuti prosedur HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment.

"Fisik selesai Desember. Namun, karena peak season, kita tunggu agak longgar sehingga domestik mungkin di Januari atau awal Februari dan internasional biasanya mengacu pada summer (musim panas) dan winter (musim dingin). Mungkin di April,"kata Faik.(ing)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved