Kulon Progo

Kulon Progo Terima Anugerah Budhipraja 2019

Kabupaten terbarat di DIY ini mausk dalam tiga besar Anugerah Iptek Inovasi 2019 kategori Budhipraja-Kabupaten.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kementerian RIset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mendapuk Kabupaten Kulon Progo sebagai juara ketiga dalam Anugerah Budhipraja 2019.

Kabupaten terbarat di DIY ini mausk dalam tiga besar Anugerah Iptek Inovasi 2019 kategori Budhipraja-Kabupaten.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek DIkti Muhammad Dimyati kepada Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo dalam malam apresiasi peringatan hari kebangkitan teknologi nasional (Hateknas) ke-24, Selasa (28/8/2019) di Denpasar, Bali.

Perkuat Citra Bahan Pangan Lokal, DPP Kulon Progo Gelar Lomba Cipta Menu

Seleksi awal penghargaan ini telah dilakukan menggunakan alat ukur Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang diisi Bappeda/Balitbangda setempat dan kemudian ditentukan nominator, presentasi, hingga penjurian.

Dalam keterangannya, Rabu (28/8/2019), Sutedjo bersyukur atas penghargaan ini dan menjadi pemacu semangat jajaran Pemkab Kulon Progo untuk terus berinovasi.

Disebutnya, berbagai inovasi yang dilakukan bertujuan agar Kulon Progo memiliki daya saing daerah di tengah keterbatasan yang ada.

Di antaranya dengan membangun spirit kemandirian seperti Bela Beli Kulon Progo dan inovasi lainnya.

DPRD Kulon Progo Tak Butuh Pin Emas, Ini yang Mereka Butuhkan

"Kami membangun Kulon progo dengan kterbatasan. Dulu angka kemiskinan di Kulon Progo tertinggi dan APBD terendah. Tapi, keterbatasan itu justru membangkitkan spirit untuk lebih bekerja keras dan memunculkan inovasi,"kata Sutedjo.

Spirit Bela Beli Kulon Progo yang digelorakan Pemkab Kulon Progo tak lain untuk menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi.

Sutedjo menyebut, goal (tujuan akhir) dari program itu adalah menciptakan Kulon Progo sebagai daerah yang bersaya saing, tidak tergantung kepada daerah lain. 

"Kalau kita tidak punya daya saing, kita ketinggalan,"kata Sutedjo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved