Bisnis

Defisit BPJS Kesehatan, Pengobatan Penyandang Thalassemia Bisa Terganggu

Masalah defisit BPJS Kesehatan ini turut berpengaruh pada proses pengobatan penyandang Thalassemia.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ketua YTI-POPTI DIY Yanti Kusmono 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus mengalami defisit keuangan hingga saat ini.

Defisit ini juga menyebabkan pelayanan di sejumlah rumah sakit menjadi tidak maksimal.

Rupanya, masalah defisit BPJS Kesehatan ini turut berpengaruh pada proses pengobatan penyandang Thalassemia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI-POPTI) DIY Yanti Kusmono.

"Selama ini biaya pengobatan Thalassemia ditalangi sepenuhnya dengan BPJS Kesehatan," ungkap Yanti ditemui di Kaliurang, Sleman pada Kamis (22/08/2019) ini.

Dinsos P3A Bantul Perjuangkan PBI JKN BPJS yang Masih Layak Di-cover

Yanti menjelaskan, penyandang Thalassemia membutuhkan transfusi darah setidaknya dua kali sebulan.

Kebutuhan tersebut terutama ada pada penyandang anak-anak usia sekolah.

Selain transfusi, penyandang Thalassemia juga membutuhkan sederet obat dengan harga yang tidak murah.

Setidaknya pengobatan Thalassemia untuk sebulan membutuhkan biaya sebesar Rp 10 juta.

"Sekali transfusi darah saja sudah harus mengeluarkan biaya Rp 1,5 juta. Jika ditotal pengeluaran sebulan bisa mencapai Rp 13 hingga Rp 16 juta untuk satu penyandang Thalassemia," jelas Yanti.

Biaya yang besar tersebut tentu bisa memberatkan bagi para orang tua.

Apalagi Thalassemia merupakan penyakit jenis bawaan.

Sementara itu, Ketua YTI-POPTI Pusat Andry Abdullah mengatakan sebelum BPJS Kesehatan, sebelumnya sudah ada program Jaminan Pelayanan Thalassemia (Jampeltas).

Andry mengatakan program tersebut adalah inisiatif dari YTI-POPTI sendiri.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved