Yogyakarta

Harus Responsif Tangkap Peluang Investasi Aerotropolis

Bappeda DIY menyebut banyak investor yang sudah tertarik untuk masuk ke pengembangan kawasan aerotropolis di Kulonprogo.

Harus Responsif Tangkap Peluang Investasi Aerotropolis
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bappeda DIY menyebut banyak investor yang sudah tertarik untuk masuk ke pengembangan kawasan aerotropolis di Kulonprogo.

Akan tetapi, responsif untuk menangkap peluang ini masih perlu ditingkatkan.

“Banyak investor yang sudah mau sharing (untuk aerotropolis). Jangan tenang-tenang saja dan perlu ditingkatkan responsifnya,” ujar Kepala Bappeda DIY, Budi Wibowo, belum lama ini.

Tol Yogya-Cilacap Belum Selesai Dibahas, Bappeda DIY : Jangan Sampai Membelah Aerotropolis

Menurutnya, investasi ini nantinya akan melalui Kabupaten Kulonprogo.

Sehingga, mulai dari saat ini Pemkab setempat harus menangkap minat investor ini.

Apalagi, investor ini inginnya cepat dan tidak bertele-tele.

“Perlu diingat bahwa APBD DIY hanya mampu 16,08 persen. Lainnya, bisa dilaksanakan dengan investasi. Maka, mindset untuk selalu mengandalkan APBD dan Dana Keistimewaan harus diubah, jangan tiba-tiba meminta Gubernur APBD atau Danais,” paparnya.

Responsif untuk menyambut kawasan aerotropolis ini agar begitu penerbangan di YIA beroperasi seluruhnya, daerah tersebut tidak kaget.

Hal ini karena kota akan bertumbuh dengan cepat dan metropolitan baru akan muncul.

Investor Mulai Lirik Kawasan Aerotropolis di Kulon Progo

“Kalau tidak siap akan terjadi kumuh, untuk itulah disiapkan aerotropolis,” urainya.

Kepala DPPM DIY, Arief Hidayat menjelaskan, tiga konsep aerotropolis yang sukses adalah Dallas, Schipol dan Incheon.

Untuk mewujudkan kesuksesan aerotropolis ini, harus ada sinergi antara kontraktor dengan Pemda dan pemilik lahan.

“Untuk aerotropolis ini harus ada Zonasasi,  infrastruktur dan sarpras, serta bangkitkan bisnis sesuai dengan kondisi setempat.  Bukan menciptakan industri tapi bisnis,” jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved