Kota Yogya

Forpi Desak Hotel Nunggak Pajak Ditutup, PHRI : Ada Cara Lain

Forpi Kota Yogyakarta mendesak Pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera menutup hotel yang terbukti menunggak pajak.

Forpi Desak Hotel Nunggak Pajak Ditutup, PHRI : Ada Cara Lain
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Baharuddin Kamba 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta mendesak Pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera menutup hotel yang terbukti menunggak pajak.

Koordinator Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk memberikan efek jera.

Menurutnya, dengan adanya hotel yang masih menunggak pajak dapat mempengaruhi citra Yogyakarta sebagai kota pariwisata.

Uniknya Sego Penggel Khas Kebumen di Watoe Gajah

Termasuk juga merugikan hotel yang telah tertib membayar pajak.

"Jika tidak segera diingatkan dan ditagih, maka potensi kebocoran keuangan semakin besar, apalagi hasil pajak merupakan salah satu anggaran pendapatan daerah. Dengan demikian penunggak pajak harus segera membayar tunggakan pajaknya," katanya pada Tribunjogja.com, Kamis (15/8/3/2019).

Menurut catatan KPK, ada empat hotel yang masih menunggak pajak.

Kamba menilai hal Pemkot Yogyakarta masih lemah dalam melakukan pemantauan.

"Ini bukti lemahnya Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal aktif mengingatkan para wajib pajak, sehingga hal semacam ini masih terjadi,"sambungnya.

Banyak Hotel Menunggak Pajak

Ia pun meminta Pemkot Yogyakarta untuk tegas jika masih ada wajib pajak yang menunggak pajak, bahkan dengan jalan menutup izin operasional hotel.

Terpisah, Ketua PHRI DIY, Istidjab Danunagoro mengatakan sebaikanya jangan langsung menutup operasional hotel.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved