Yogyakarta

Terkait Tuntutan Warga, DLH DIY Sebut Ada Anggaran Rp 250 Juta

Menurutnya, untuk BKK ini jika sebelumnya hanya fokus pada pembangunan infratruktur, nantinya bisa ditingkatkan pada penanggulangan dampak ke masyarak

Terkait Tuntutan Warga, DLH DIY Sebut Ada Anggaran Rp 250 Juta
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Daerah Istimewa Yogyakarta Sutarto menegaskan pihaknya tidak mungkin memenuhi tuntutan pemberian kompensasi secara tunai bagi warga.

Hal ini lantaran melanggar manajemen anggaran di instasi pemerintah.

"Kompensasi itu kapasitasnya tidak boleh sendiri, karena berkaitan dengan pertanggungjawaban keuangan. Ranahnya nanti ada pembicaraan eksekutif dan legislatif apakah mungkin tunai dilaksanakan atau tidak," ujarnya, baru-baru ini.

Limbah Tak Sesuai Baku Mutu, DLH Bantul Beri Sanksi Administrasi Pengusaha

Dia menjelaskan, dari pandangan DLH selama ini tidak ada anggaran memberikan kompensasi secara tunai.

Saat ini solusi yang bisa ditempuh menengahi tuntutan warga dan aturan adalah meningkatkan efektivitas anggaran kompensasi yang selama ini disalurkan melalui bantuan khusus keuangan (BKK) ke kabupaten.

Menurutnya pada tahun ini ada anggaran Rp 250 juta selama satu tahun untuk warga di sekitar sana.

Namun, pihaknya tidak mengetahui apakah tahun-tahun sebelumnya juga ada anggaran serupa.

Menurutnya, untuk BKK ini jika sebelumnya hanya fokus pada pembangunan infratruktur, nantinya bisa ditingkatkan pada penanggulangan dampak ke masyarakat langsung.

Memang untuk bisa mengakses anggaran itu, aturan mewajibkan desa menyampaikan proposal.

Sekda DIY : Kompensasi Untuk Warga di TPST Piyungan Sulit Dilaksanakan

Sehingga ada pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

“Setahu saya anggaran kompesasi setiap tahunnya ada dan terus meningkat. Tapi terkait untuk apa penggunaannya, itu saya belum mendapatkan laporan,” ucapnya.

Pemda DIY menurut Sutarto telah berusaha keras mengatasi berbagai permasalahan dan dampak TPST Piyungan.

Salah satunya adalah pembuatan dua dermaga, talud pembatas jalan, perbaikan drainase, pemasangan lampu, dan perbaikain jalan akses masuk. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved