Kriminal

Pengedar Narkotika Gunakan Sistem Turun Alamat

Dalam transaksi itu muncul kesepakatan hari dan pukul berapa narkotika diletakkan di satu titik, untuk kemudian bisa diambil pemakai, tanpa harus pema

Pengedar Narkotika Gunakan Sistem Turun Alamat
cnn.com
ilustrasi narkoba 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sistem turun alamat masih digunakan pengedar narkotika saat ini.

Dalam sistem ini, antara pemakai dan pengedar saling berhubungan melalui ponsel.

Dalam transaksi itu muncul kesepakatan hari dan pukul berapa narkotika diletakkan di satu titik, untuk kemudian bisa diambil pemakai, tanpa harus pemakai dan pengedar saling bertemu.

Penyalahguna yang menggunakan sistem ini adalah Iwan (48) warga Triharjo, Sleman yang telah ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda DIY belum lama ini.

Saat dilakukan penangkapan, petugas kepolisian menemukan satu paket sabu, seperangkat alat penghisap sabu yang semuanya disembunyikan tersangka di rak kamarnya.

Kapolsek Dikeroyok Puluhan Orang Saat Gerebek Bandar Narkoba, Begini Kronologinya

Kasubdit III AKBP Mardiyono mengatakan setelah dilakukan interograsi, tersangka mengaku membeli sabu dengan cara menghubungi pengedarnya melalui aplikasi WA.

Setelah ada kesepakatan, Iwan kemudian mentransfer uang senilai Rp 550 ribu.

"Setelah tersangka mentransfer uang, barang sabu turun di jalan Suryo Utomo, samping Progo Jogja di bawah tiang listrik," jelasnya Mingu (11/8/2019).

Setelah berhasil mengambil barang tersebut, tersangka menggunakannya di dapur rumahnya.

Di hari yang sama, petugas juga menangkap penyalahguna narkotika lainya yakni Adiguno alias Gomloh dan Wawan alias Poting.

Keduanya adalah warga Mlati Sleman yang mengonsumsi narkotika jenis tembakau gorila.

Bagi pengguna, tembakau gorila dikonsumsi sebagai pengganti ganja.

Halaman
12
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved