Pendidikan

Bangun Kampus II, UIN Sunan Kalijaga Terus Lakukan Proses Pelepasan Lahan di Pajangan, Bantul

Guna membangun Kampus II, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus melakukan proses pelepasan lahan yang berada di Pajangan, Bantul.

Bangun Kampus II, UIN Sunan Kalijaga Terus Lakukan Proses Pelepasan Lahan di Pajangan, Bantul
internet
Logo UIN Sunan Kalijaga 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Guna membangun Kampus II, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus melakukan proses pelepasan lahan yang berada di Pajangan, Bantul.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Yudian Wahyudi menerangkan, jumlah keseluruhan lahan yang perlu dibebaskan seluas kurang lebih 702.942 meter persegi.

Proses pembebasan lahan tersebut sudah dilakukan dari 2015 dan masih diusahakan hingga saat ini.

"Pada tahun 2015, 2016, dan 2017, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah berhasil membebaskan lahan seluas 391.699 meter persegi atau sejumlah 211 bidang tanah dengan ganti rugi sebesar Rp. 169.240.438.312," terangnya, Minggu (11/8/2019).

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Akan Buka Beberapa Prodi dan Fakultas Baru

Yudian menjelaskan, dengan demikian, masih ada sekitar lahan seluas 310.208 m2 atau 148 bidang tanah lagi yang sampai dengan saat ini belum diganti rugi.

"Dari Kementerian Agama telah menyetujui anggaran untuk membebaskan lahan yang belum dibayar tersebut secara bertahap," ungkapnya.

Lebih lanjut, Yudian menerangkan di tahun 2018, Kementerian Agama telah menyiapkan anggaran sebesar 40 miliar untuk pembebasan sisa lahan yang belum dibayarkan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sutrisno mengatakan ke depan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berencana mendirikan Fakultas Teknik dengan 4 Program Studi.

Keempat program studi tersebut yakni Teknik Informatika, Teknik Informatika, Teknik Elektro dan Teknik Sipil/Arsitektur.

"UIN Sunan Kalijaga juga akan membuka S2 Teknik Industri, S2 dan S3 Ilmu Hukum. Diharapkan paling lama empat tahun ke depan, Fakultas Kedokteran sudah berdiri di UIN Sunan Kalijaga," ungkapnya.

UIN Sunan Kalijaga Kembali Wisuda 1.128 Mahasiswa

Namun, hingga saat ini pihaknya masih cukup kesulitan untuk bisa mendirikan banyak prodi baru lantaran kendala infrastruktur.

Menurutnya, ketika persoalan lahan di Pajangan tersebut dapat dipercepat, maka pembukaan prodi baru akan cepat terealisasi.

"Menanti pembangunan kampus di Pajangan cukup lama, jadi problem utama sarana prasarana. Kesehatan dan kedokteran belum ada juga, syarat harus punya rumah sakit, kita baru punya poliklinik, kalau mau dikembangkan jadi rumah sakit juga perlu tempat. Angkat dosen dokter bisa lebih mudah, dibandingkan menyiapkan infrastruktur," terangnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved