Yogyakarta
Perkosmi Minta Semua Stakeholder Ikut Mengawasi
Maraknya peredaran kosmetik ilegal turut mendapat perhatian dari Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) Jawa Tengah (Jateng).
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
"Pasti menganggu. Keluhan teman-teman anggota ya begitu. Karena yang ilegal itu kan melakukan apapun termasuk dari sisi harga," kata dia.
Di samping itu, Perkosmi juga merasakan persaingan bisnis yang tidak sehat. Menurutnya, pengusaha kosmetik yang berizin dan diawasi oleh BPOM selalu di monitoring dan ikut ketentuan dari pemerintah.
"Dari sisi pajak juga kemudian laporan lain-lain, kita di awasi terus. Nah sementara mereka? Kan tidak," pungkas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kosmetik_20160712_094354.jpg)