Yogyakarta

Pengerjaan Kelok 18 Berpotensi Dihambat Medan

Kelok 18 perlu penguatan tebing/lereng dan drainase bawah tanah atau subdrain, karenanya memerlukan perencanaan atau DED yang cukup rumit dan teliti.

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Dia menyebutkan, agar pembebasan lahan tetap lancar, kuncinya sosialisasi tentang manfaat JJLS.

Hal ini tentunya dengan semakin baik aksesnya maka semakin berkembang daerahnya dan tingkat kehidupan sosial ekonominya juga akan semakin naik

“Manfaat itu tentu saja tidak instan tetapi berproses sesuai dengan perjalanan waktu. Sejauh ini partisipasi masyarakat terhadap pembangunan JJLS cukup baik,” jelasnya.

Kalangan legislatif juga mendukung langkah untuk penambahan empat lajur pada JJLS.

Namun, persoalan pembebasan lahan dan juga munculnya spekulan tanah perlu diantisipasi agar masyarakat yang seharunya mendapatkan manfaat secara ekonomi justru tersingkir.

JJLS akan Kembali Dibangun, Ditargetkan pada 2021 Selesai

“Politik anggaran untuk JJLS ini juga perlu diperhatikan. JJLS khan bukan program pemerintah daerah saja, tetapi juga pemerintah pusat. Harus ada koordinasi mensinergikan pemerintah pusat dan daerah seperti apa,” jelas Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana.

Konflik pada saat pembebasan lahan, kata Yoeke juga perlu diminimalisir sedini mungkin.

Komunikasi dengan masyarakat pun perlu dilaksanakan agar tidak terjadi persoalan yang berujung konflik sosial.

“Kami dukung sepenuhnya dan harus ada sinergi dengan masyarakat. Berpikir juga jangan diborong para spekulan tanah dan masyarakat harus dilindungi.  Jangan sampai masyarakat justru terpinggirkan karena semangat pembangunan JJLS ini adalah untuk pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar,” urainya.

Perlu diketahui, Dinas Pekerjaan Umum,  Permukiman dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUESDM) DIY menyebut masih ada proses alot dalam perencanaan dua lajur menjadi empat lajur Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Direncanakan ada sekitar 35 kilometer ruas jalan yang akan menjadi empat lajur.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul : JJLS Efektif Urai Kemacetan saat Lebaran

Kepala Bidang Bina Marga DIY, Bambang Sugaib menjelaskan, ada beberapa segmen JJLS yang direncanakan akan dilebarkan menuju empat lajur.  

Segmen tersebut adalah di Girijati-Legundi-Planjan Kabupaten Gunungkidul.  

Serta, segmen Ngremang-Garongan-Congot di Kabupaten Kulonprogo.  

Adapun untuk segmen Girijati-Legundi-Planjan,  memiliki panjang sekira 18 kilometer.  

Sementara untuk segmen Ngremang-Garongan-Congot memiliki panjang sekitar 17 kilometer.   

Dia menjelaskan, ada proses yang masih alot dalam perencanaan pembangunan tersebut.  

Hanya, dia tidak menyebut secara mendetail proses alot tersebut berupa kendala pembebasan lahan atau tidak adanya persetujuan warga. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved