Breaking News:

Di Kampung Pedalaman Ini, Pencuri Tak Dihukum Tapi Diberi Modal Usaha Supaya Tak Mencuri Lagi

Sebuah kisah unik datang dari sebuah desa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di kampung ini, para pelaku pencurian tidak dihukum tapi diberi modal usaha

Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNNEWS.COM / YULIS
Raja Boti yang memimpin Suku Boti 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebuah kisah unik datang dari sebuah desa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di kampung ini, para pelaku pencurian tidak dihukum apalagi sampai dihakimi massa.

Mereka melainkan diberikan modal usaha, supaya menjadi sejahtera dengan demikian diharapkan ia tak mencuri lagi.

Berikut kisahnya sebagaimana dilansir TribunNews.com.

Ketika ditanya nama Boti, warga Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) biasanya langsung mengernyitkan dahi.

Mereka lantas menyebut, Boti adalah kawasan terpelosok nan terisolir di Pulau Timor.

Namun dari Boti juga, sangat masyhur Raja Boti yang terkenal penuh kewibawaan.

Sebagian besar warga Kupang maupun warga di Kabupaten lain di Pulau Timor, tahu tentang Boti.

Boti adalah nama suku keturunan dari suku asli pulau Timor, Atoni Metu.

Wilayah Boti terletak sekitar 40 km dari kota kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), So’e. Secara administratif kini menjadi Desa Boti, Kecamatan Kie.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved