Sleman

Sektor Wisata Lesu, Dispar Sleman Optimis Target 10 Juta Kunjungan Tetap Tercapai

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih mengakui dunia wisata sempat lesu sebagai dampak dari mahalnya harga tiket pesawat

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih mengakui dunia wisata sempat lesu sebagai dampak dari mahalnya harga tiket pesawat serta adanya kebijakan bagasi berbayar.

Meskipun demikian, Ningsih tetap optimis target kunjungan yang ditetapkan pada Maret lalu bisa tercapai di akhir 2019.

"Tentunya kami tetap yakin 10 juta kunjungan wisata di Sleman bisa tercapai," katanya saat dihubungi pada Rabu (24/07/2019).

Dampak Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisata di Sleman Turun

Menurut Ningsih, kunjungan bisa digenjot lebih maksimal dari wisatawan domestik asal Pulau Jawa.

Sebab secara akses lebih mudah dan banyak alternatif selain melalui transportasi udara.

Sebelumnya, ia mengungkapkan bahwa kunjungan wisata mengalami penurunan tipis.

Penurunan itu terutama berasal dari wisatawan asal luar Pulau Jawa yang lebih banyak menggunakan transportasi udara.

Peringati Hari Anak Nasional, PSS Sleman Beri Diskon untuk Tiket Kategori Anak

"Sebab berdasarkan data, jumlah kunjungan wisatawan asal Pulau Jawa lebih stabil ketimbang yang dari luar," jelas Ningsih.

Dispar Sleman juga gencar melakukan promosi wisata lewat berbagai pameran.

Menurut Ningsih promosi dilakukan hingga ke dalam ajang travel fair hingga pameran produk khas asal Sleman ke sejumlah daerah.

"Promosi terutama gencar kami lakukan di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved