Kulon Progo
Evaluasi Kinerja Pemkab Kulon Progo, 6 OPD Berapor Buruk
Enam instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendapat rapor buruk atas kinerjanya selama triwulan II 2019.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Enam instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendapat rapor buruk atas kinerjanya selama triwulan II 2019.
Mereka diminta untuk menggenjot lagi kerjanya.
Hal ini terungkap dalam rapat evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) triwulan II oleh Pemkab Kulon Progo, Senin (22/7/2019) di Ruang Rapat Sermo.
Evaluasi mencakup kinerja, capaian fisik, keuangan, dan pelaporan.
• Lemari Lila Padukan Kain Batik dan Desain Kasual
Keenam OPD dengan predikat kinerja terendah itu adalah Dinas Kebudayaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pariwisata, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kecamatan Wates, serta RSUD Nyi Ageng Serang.
Adapun OPD dengan kinerja terbaik adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Untuk lingkup kantor/Kecamatan terbaik satu diraih Kecamatan Nanggulan disusul Kecamatan Lendah dan Girimulyo.
Wakil Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan evaluasi penting untuk mengetahui dan menyadari tahapan-tahapan yang dijalani selama satu tahun kerja.
Sehingga, bisa diketahui pada tahapan mana yang masih kurang maupun yang sudah mencapai target.
• Pengisian Anggota BPD di Kulon Progo Tahun Ini Wajib Wakilkan Perempuan
Adapun rekomendasi menjadi tindak lanjut dalam mengatasi kendala serta upaya percepatan penyelesaian pertanggungjawaban keuangan maupun administrasi dokumen lelang.
Pihaknya juga memetakan berbagai kendala yang dihadapi OPD berapor rendah.
"Diharapkan masing-masing berinstropeksi diri dan menepis permasalahan yang ada. Kepala OPD diharapkan menjaga kinerja agar energi positif bisa tetap dipertahankan," kata Sutedjo.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo, Agus Langgeng Basuki memaparkan kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan II 2019 realisasinya mencapai 51,84 persen atau lebih tinggi dari target 48,27 persen yang telah ditetapkan.
Komposisinya meliputi pendapatan pajak daerah dengan realisasi 44,58 persen dan target 41,16 persen, hasil retribusi daerah realisasinya 39,85 persen dan targetnya 45,39 persen.
Sedangkan kinerja fisik pada triwulan II 2019 mengalami kenaikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kulonprogo_20180731_185841.jpg)