Delapan Jenis Olahraga Ini Cocok bagi Anda yang Tak Suka Bau Ketek

Meski olahraga yang memacu jantung dan bikin berkeringat, bagi Anda yang malas berkeringat tak perlu sampai mati-matian menolak berolahraga.

Delapan Jenis Olahraga Ini Cocok bagi Anda yang Tak Suka Bau Ketek
IST/The Studio
Aerial yoga adalah jenis yoga modern yang mengharuskan Anda bergantung di udara dari seutas kain lembut dan berayun-ayun. 

TRIBUNJOGJA.COM - Beberapa orang sangat benci berkeringat sehingga mereka tidak suka berolahraga.

Keringat bisa menetes ke mata Anda, membuat rambut Anda lepek tidak keruan, badan terasa lengket dan gerah, belum lagi harus berurusan dengan bau keringat yang bikin orang sekitar melipir. Membayangkannya saja sudah bikin ilfeel duluan.

Meski olahraga yang memacu jantung dan bikin berkeringat sering dipuji karena manfaat kesehatan dan penurunan berat badannya, Anda yang malas berkeringat tak perlu sampai mati-matian menolak berolahraga.

Berikut adalah variasi olahraga dengan intensitas rendah, yang bikin badan sehat tanpa harus berkeringat.

1. Jalan kaki

Jalan kaki adalah olahraga santai dan mudah jika Anda malas untuk berkeringat tapi tetap ingin berolahraga. Jalan kaki tidak akan terlalu banyak membebani kerja otot dan persendian kaki Anda.

Ini juga merupakan cara teraman untuk membakar kalori dan membangun daya tahan kardiovaskular.

Bukan cuma itu. Penelitian menunjukkan bahwa jalan kaki dapat mengurangi risiko serangan jantung, mengendalikan tekanan darah, memperpanjang masa hidup, dan mengurangi risiko kanker payudara.

Jalan kaki bisa Anda lakukan di mana saja dan kapan saja, tanpa harus menghabiskan sepeser pun, termasuk treadmill
Jalan kaki bisa Anda lakukan di mana saja dan kapan saja, tanpa harus menghabiskan sepeser pun, termasuk treadmill ()

Jalan kaki bisa Anda lakukan di mana saja dan kapan saja, tanpa harus menghabiskan sepeser pun. Anda bisa berjalan di dalam rumah, mengelilingi kompleks rumah Anda, di taman kota, di mall, atau bahkan di atas treadmill.

Anda juga bisa mengatur sendiri seberapa intens kecepatan Anda saat berjalan — entah itu jalan santai, jalan cepat, atau jogging. Hanya saja, pastikan bahwa Anda berjalan cukup cepat sehingga Anda sedikit kehabisan napas, tapi masih bisa bercakap-cakap.

Halaman
1234
Editor: iwanoganapriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved