1 Juli 2019, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo Akan Resmi Dilantik Jadi Kepala BKKBN

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo bakal dilantik oleh Menteri Kesehatan pada Senin (1/7/2019) mendatang.

Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Sekretaris Utama BKKBN, Nofrizal, menemui Bupati KulonProgo Hasto Wardoyo, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Penempatan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat segera terlaksana.

Ia bakal dilantik oleh Menteri Kesehatan pada Senin (1/7/2019) mendatang.

Kabar ini dipastikan langsung oleh Sekretaris Utama BKKBN RI, Nofrizal, seusai menemui Hasto di kantornya di Wates, Kamis (27/6/2019) siang.

Dalam pertemuan itu, Nofrizal menyampaikan undangan pelantikan Hasto sebagai Kepala BKKBN.

"Direncanakan hari Senin, 1 Juli 2019 di Auditorium BKKBN pusat di Halim," jelas Nofrizal kepada wartawan.

Menurutnya tidak ada persiapan khusus karena soal penunjukan Hasto sudah menjadi perintah Presiden Joko Widodo.

Pun Sekretaris Kabinet telah menyampaikan hal tersebut kepada Menteri Kesehatan untuk selanjutnya dilakukan pelantikan.

Sesuai regulasi, kata Nofrizal, posisi Kepala BKKBN akan dilantik langsung oleh Menteri.

Adapun pemilihan tanggal pelanyikan itu menurutnya juga tidak ada pertimbangan khusus ataupun karena faktor kondisi politik tanah air.

Lebih karena menyesuaikan waktu dari Menkes yang belakangan ini sering dinas luar negeri.

"Hanya momentumnya saja. Kebetulan Ibu Menteri agak lama di luar negeri dan sekarang baru dapat waktunya. Saya kira timinnya pas, 1 Juli yang pertengahan tahun dan awal semester kedua," kata Nofrizal.

Sejumlah pekerjaan disebutnya sudah menanti Hasto sebagai Kepala BKKBN nanti.

Di lingkup internal, ada beberapa kursi posisi jabatan madya dan eselon 2 yang harus segera diisi personelnya.

Selain itu juga sekitar 1.000 pegawai negeri sipil (PNS) maupun calon PNS (CPNS) lingkungan BKBBN yang belum mendapat surat pengangkatan lantaran kosongnya kursi kepala instansi tersebut.

"Kita sudah 1,5 tahun tidak punya kepala. Tentunya ada pembenahan-pembenahan yang harus dilakukan. Luar dalam," kata Nofrizal. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved