Yogyakarta

Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Terseret Ombak Eks Striker Persis Solo

Pencarian pria yang sempat membela Persis Solo dan PSS Sleman itu akan diperluas sampai lima kilometer.

Basarnas Perluas Area Pencarian Korban Terseret Ombak Eks Striker Persis Solo
istimewa
Kepala Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Efendi saat memberikan keterangan di Kantor Basarnas Yogyakarta, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tim Basarnas Yogyakarta masih melanjutkan pencarian Ferry Anto Eko Saputro, korban terseret ombak di Pantai Baru yang hingga Selasa (25/6/2019) hari ini belum juga ditemukan.

Pencarian pria yang sempat membela Persis Solo dan PSS Sleman itu akan diperluas sampai lima kilometer.

“Sampai sore ini (Selasa) proses pencarian yang melibatkan banyak potensi masih nihil. Kita masih melanjutkan pencarian dari darat. Area pencarian diperluas 5 kilometer ke barat dan timur dengan melibatkan sepuluh personel yang bergerak ditambah sejumlah potensi di DIY,” kata Kepala Basarnas Yogyakarta, Lalu Wahyu Efendi, Selasa siang.

Pencarian Hari Kelima Ferry Anto, Legenda Persis Solo Masih Belum Ditemukan

Dijelaskan Wahyu, pihaknya memang fokus proses pencarian dari darat karena dinilai efektif dan lebih aman bagi tim pencari.

Proses pencarian dari laut, dianggap masih belum aman karena tinggi gelombang masing sekitar 1 - 2 meter yang berpotensi membahayakan tim pencari jika dilakukan.

Proses pencarian Ferry Anto sendiri saat ini sudah memasuki hari keenam sejak dinyatakan terseret ombak pada pada Kamis (20/6/2019) pekan lalu.

Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Baru Bantul Terkendala Ombak dan Angin Kencang

Besok, atau Rabu (26/6/2019) yang merupakan hari ketujuh akan menjadi hari terakhir proses pencarian Fery Anto dari tim Basarnas beserta seluruh potensi.

“Besok hari terakhir proses pencarian. Nanti akan kita evaluasi apakah ada tanda-tanda keberadaan korban selama proses pencarian tujuh hari secara berturut-tindak. Tindakan selanjutnya masih menunggu hasil evaluasi. Kita tentu berharap yang terbaik agar korban dapat segera ditemukan,” kata Wahyu. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved