Jawa

Embun di Dieng Kembali Membeku, Suhu Minus 5 Derajad Celsius

Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan termometer, suhu udara pada saat itu mencapai 2 derajat celsius.

Embun di Dieng Kembali Membeku, Suhu Minus 5 Derajad Celsius
KOMPAS.com/DOK UPT PENGELOLAAN OBYEK WISATA BANJARNEGARA
Embun di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali membeku, Sabtu (22/6/2919). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANJARNEGARA - Dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu (22/6/2919) kembali mengalami fenomena embun membeku.

Suhu udara tercatat mencapai minus 5 derajat celsius.

Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pengelolaan Obyek Wisata Banjarnegara Aryadi Darwanto, mengatakan, suhu udara kali ini merupakan yang terdingin pada tahun 2019.

Tahun lalu suhu udara terdingin mencapai minus 7 derajat celsius.

"Ini suhu udara terendah di tahun ini. Kalau tahun sebelumnya pernah sampai minus 7 derajat celsius," kata Aryadi saat dihubungi, Sabtu.

Kisah Pertapaan Mbah Fanani di Dieng yang Jadi Misteri, Disegani Warga Dianggap Punya Kekuatan

Aryadi mengatakan, suhu udara yang rendah menyebabkan munculnya bun upas (sebutan warga lokal mengenai fenomena embun yang membeku).

Bun upas muncul di lapangan sekitar kompleks Candi Arjuna.

Menurut Aryadi, suhu udara mulai menurun Sabtu dini hari.

Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan termometer, suhu udara pada saat itu mencapai 2 derajat celsius.

"Dini hari tadi saya ukur sudah minus 2 derajat celsius. Kemudian pagi harinya saya ukur lagi jadi 5 derajat celsius," ujar Aryadi.

Penjelasan BMKG Seputar Fenomena Bun Upas atau Embun Membeku di Kawasan Dieng

Aryadi mengatakan, fenomena embun membeku di dataran tinggi Dieng tahun ini telah muncul beberapa kali.

Namun saat itu suhu udara berkisar antara 1 derajat celsius hingga 2 derajat celsius.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suhu Minus 5 Derajat Celsius, Embun di Dieng Kembali Membeku"
Penulis : Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain
Editor : Farid Assifa

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved