Mengapa Suhu Udara DI Yogyakarta Terasa Dingin? Berikut Penyebabnya Menurut BMKG

Mengapa Suhu Udara DI Yogyakarta Terasa Dingin? Berikut Penyebabnya Menurut BMKG serta Tips Agar Terhindar dari Penyakit dan Hipotermia serta dampak

Mengapa Suhu Udara DI Yogyakarta Terasa Dingin? Berikut Penyebabnya Menurut BMKG
via kompas.com dan HiTekno.com/Dinar Surya Oktarini
Ilustrasi pergerakan angin dan suhu udara dingin 

Sigit Hadi Prakosa menjelaskan adanya suhu udara dingin tersebut disebabkan adanya pergerakan massa udara dari Australia dengan membawa massa udara dingin dan kering tersebut ke Asia melewati Indonesia atau disebut dengan Monsoon Dingin Australia.

Selain itu, suhu dingin di DIY juga disebabkan adanya tutupan awan yang relatif sedikit dan pantulan panas dari bumi yang diterima dari sinar matahari tidak tertahan oleh awan, tetapi langsung tertuang dan hilang ke angkasa.

"Kandungan air di dalam tanah menipis, kandungan uap air di udara juga rendah, yang dibuktikan dengan rendahnya kelembaban udara," terangnya pada Tribunjogja.com.

Sigit menerangkan jika kondisi tersebut akan berlangsung hingga Agustus mendatang.

Imbauan BMKG

Dampak suhu udara dingin terhadap manusia tampaknya tetap perlu diperhatikan dan diwaspadai agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. 

BMKG menjelaskan, masyarakat harus waspada terhadap adanya potensi peningkatan penyakit pernafasan yang disebabkan oleh virus/bakteri.

Masyarakat juga harus mewaspadai kulit dan bibir yang menjadi kering, mimisan serta hipotermia.

"Jika paparan udara dingin terus berlangsung, akan terjadi penurunan suhu tubuh atau hipotermia," ungkapnya.

Tips ketika suhu dingin

Halaman
1234
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved