Yogyakarta

Gegana Polda DIY Imbau Warga Segera Lapor Jika Terima Ancaman Bom

Suripto pun menyarankan kepada warga yang menerima laporan tidak panik dan tidak menyebarluaskan informasi tersebut.

Gegana Polda DIY Imbau Warga Segera Lapor Jika Terima Ancaman Bom
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Komandan Subden Jibom Gegana SAT Brimob Polda DIY AKP Suripto memberikan penjelasan di Kantor AP 1 Yogyakarta, Kamis (20/06/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ancaman adanya bom bisa berasal dari mana saja, diterima oleh siapa saja, dan kapan saja.

Bahkan warga biasa pun bisa menerima ancaman tersebut melalui telepon atau pesan singkat.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Subden Jibom Gegana SAT Brimob Polda DIY, AKP Suripto usai memberikan pelatihan di Kantor Angkasa Pura 1 Yogyakarta.

Angkasa Pura 1 Yogyakarta Gelar Pelatihan Penanganan Bom untuk Para Avsec

"Tidak hanya petugas keamanan dan aparat, warga biasa pun berpotensi menerima informasi ancaman bom," jelas Suripto pada Kamis (20/06/2019) siang.

Jika ada warga biasa yang menerima laporan ancaman bom tersebut, Suripto pun mengimbau agar segera melapor ke Polsek terdekat.

Nantinya pihak kepolisian akan meneruskan laporan tersebut secara berjenjang, hingga Gegana turun tangan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

Suripto pun menyarankan kepada warga yang menerima laporan tidak panik dan tidak menyebarluaskan informasi tersebut.

Cukup melapor ke kepolisian lalu kembali bersikap dan beraktivitas seperti biasa.

Amatiran, Pelaku Beli Komponen Bom Kartasura Pakai Cicilan, Uangnya pun Minta dari Orangtua

"Jika informasi ancaman disebarkan, tentu akan menyebabkan kepanikan. Padahal laporan tersebut belum dipastikan kebenarannya," ujarnya.

Hari ini Tim Jibom Gegana Polda DIY memberikan pelatihan kepada sejumlah petugas keamanan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta alias Aviation Security (Avsec).

Pelatihan tersebut diisi dengan penyampaian materi serta simulasi.

Suripto mengatakan pihaknya juga rutin memberikan pelatihan dan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana menangani laporan ancaman bom.

Begitu pula saat menemukan benda mencurigakan.

"Pelatihan menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat, agar tahu tindakan awal paling tepat seperti apa," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved