Kota Yogya

Kusir Andong dan Tukang Becak Dukung Penerapan Semi Pedestrian Malioboro

Kusir Andong dan Tukang Becak Dukung Penerapan Semi Pedestrian Malioboro

Kusir Andong dan Tukang Becak Dukung Penerapan Semi Pedestrian Malioboro
Tribun Jogja/Agung Ismiyanto
Sebuah andong melintasi Jalan Malioboro, Selasa (11/6/2019). Uji coba pedestrian Malioboro nantinya akan memprioritaskan moda tradisional becak kayuh dan andong. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rencana untuk menjadikan Malioboro sebagai semi pedestrian pada 18 Juni 2019 mendatang disambut baik oleh kusir andong Kota Yogyakarta.

Ketua Paguyuban Kusir Andong Yogyakarta (PKAY) Purwanto mengatakan bahwa mereka mendukung dan telah menyiapkan diri untuk mengikuti program pemerintah tersebut.

"Kami menjalankan saja. Semoga yang telah menjadi program pemerintah ini dapat menyejahterahkan kita semua. Kami di sini mencari nafkah dengan harapan bisa menambah pendapatan," jelasnya, Rabu (12/6/2019).

Ia mengatakan, keberadaan andong di Kota Yogyakarta, khususnya Malioboro bukanlah sebagai alat transportasi utama.

Kusir Andong dan dan Tukang Becak Kayuh Berharap Untung Dari Penerapan Pedestrian Malioboro

Tuai Reaksi, Sekda DIY Sebut Akan Ada Evaluasi dari Uji Coba Pedestrian Malioboro

Menurutnya, ia dan teman-teman kusirnya masih memegang teguh profesi mereka sebagai bentuk nguri-nguri budaya.

"Usulan saya, sesegara mungkin dilakukan pedestrian murni seperti yang pemerintah programkan. Kami sudah berbenah dan menata diri sejak 2016. Kami mematuhi Perda yang ada untuk program yang ada," bebernya.

Berbenah diri yang ia maksudkan adalah melengkapi segala perizinan andong sehingga layak untuk operasional.

Mulai dari mengurus nomor andong, mengantongi surat izin operasional kendaraan tidak bermotor (SIOKTB), lampu, bel, dan sebagainya.

Wisata di Sleman Mencapai 481.959 Kunjungan Selama Libur Lebaran

Penerimaan CPNS dan PPPK 2019, Usulan Kebutuhan Formasi Paling Lambat Minggu Kedua Juni

"Ada seleksi juga yang dihadiri Kadishub kota. Kalau nggak memenuhi syarat, nggak bisa (operasional). Mereka yang nggak tertib juga nggak bisa (operasional)," ucapnya.

Sementara itu, Komunitas Becak Malioboro Ahmad Yani Jiyono menjelaskan bahwa dirinya belum bisa berkomentar banyak terkait uji coba Malioboro semi pedestrian. Pasalnya hal tersebut belum pernah terwujud dan sempat diwacanakan beberapa kali namun belum terlaksana.

"Kami yang penting masih bisa beraktivitas di Malioboro dan jangan sampai digusur. Kami akan melaksanakan kebijakan dari pemerintah," terangnya. (Tribunjogja I Kurniatul Hidayah)

Penulis: kur
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved