Puncak Arus Balik, Jangan Ada Bus Terlambat

jumlah penumpang yang melalui Terminal Dhaksinarga pada hari minggu ini kurang lebih sama dengan hari sabtu lalu yaitu diangka 2900 an.

Puncak Arus Balik, Jangan Ada Bus Terlambat
Tribunjogja/Wisang Seto Pangaribowo
Puncak arus balik terjadi pada hari Sabtu dan Minggu ini di Terminal Dhaksinarga, Minggu (9/6/2019). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL-Puncak arus balik di Terminal Dhaksinarga Kabupaten Gunungkidul diperkirakan pada hari Sabtu dan Minggu hari ini (9/6/2019), diperkirakan hari minggu ini jumlah penumpang kurang lebih 2900.

Koordinator satuan pelayanan terminal tipe A Dhaksinarga, Edy Lestari mengatakan jumlah penumpang yang melalui Terminal Dhaksinarga pada hari minggu ini kurang lebih sama dengan hari sabtu lalu yaitu diangka 2900 an.

"Sedangkan jumlah bus total baik itu bus reguler maupun bus tambahan sama dengan sabtu lalu yaitu sebanyak 91 bus," imbuhnya.

Penumpang Pesawat Turun Dibandingkan Tahun Lalu

Ramalan Tarot Hari Ini, Selalu Ada Tantangan, Selalu Ada Jalan

Edy mengatakan Sabtu lalu tidak ada bus yang terlambat hingga larut malam, maksmial keberangkatan dari Terminal Dhaksinarga yaitu pada jam 17.00 WIB. Ia berharap hal serupa juga terjadi pada hari Minggu ini.

"Tahun lalu bus keberangkatan terakhir hingg tengah malam, tetapi kemarin puncaknya bus bearangkat terakhir pada jam 17.00 saya harap hari minggu ini juga sama," ujarnya.

Untuk menghadapi arus mudik maupun arus balik pihaknya menyiagakan 25 personil yang berjaga dengan sistem rotasi.

Sementara itu satu diantara penumpang bus di Terminal Dhaksinarga, Dian triantoro mengatakan dirinya sudah membeli tiket bus sejak bulan puasa, namun akan berangkat kembali ke perantauan dirinya mengelami kendala yaitu bus yang harusnya ia tumpangi ternyata sudah penuh dengan penumpang.

"Padahal saya beli tiketnya sejak bulan puasa tetapi ini kok malah habis semua kursinya, dan saya dijanjikan oleh agen kalau mendapatkan bus pengganti. Bus pengganti juga harus sesuai tempat turunnya kalau tidak mending saya kembalikan tiketnya, dan berangkat besok pagi," tandasnya.

Hal serupa juga dialami oleh Waridi, ia datang ke terminal sejak pukul 13.00, karena bus yang rencananya akan ditumpangi akan berangkat pada pukul 14.00.

"Belum tau ini berangkat jam berapa tetapi dari PO (perusahaan otobus) disuruh kumpul jam 14.00, kalau kepastian berangkatnya saya masih belum tahu, saya kesini bersama keluarga dan tidak berani meninggalkan terminal takutnya ketinggalan bus," pungkasnya.(wsp)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: ose
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved