Sains
Bila Paus adalah Mamalia, Bagaimana dengan Hiu?
Seperti kebanyakan ikan, tengkorak hiu tidak terbuat dari tulang keras, melainkan tulang rawan yang fleksibel, tipis, ringan dan bisa mengapung di air
Setelah menetas, anak-anak hiu tidak disusui atau dibantu oleh induknya, dan harus belajar sendiri cara untuk bertahan hidup dan mencari makan.
• Nelayan Temukan Potongan Kepala Hiu, Diduga Dimakan Sesuatu yang Lebih Besar
Inilah mengapa induk hiu harimau di perairan Missisipi dan Alabama memutuskan untuk meletakkan di perairan terbuka, bukan menyembunyikannya di antara lamun seperti spesies hiu pada umumnya.
Perairan tersebut dilalui oleh burung-burung darat yang bermigrasi, dan sering kali burung yang kelelahan atau kebasahan karena hujan jatuh ke laut dan menjadi makanan anak-anak hiu yang baru menetas dan belum mahir berburu.
Bertulang rawan
Seperti kebanyakan ikan, tengkorak hiu tidak terbuat dari tulang keras, melainkan tulang rawan yang fleksibel, tipis, ringan dan bisa mengapung di air.
Tulang rawan ini resisten terhadap tekanan kompresi sehingga hiu dapat berenang dengan cepat dan lincah ketika berburu.(TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kalau Paus Bukan Ikan, Bagaimana dengan Hiu?"
Penulis : Shierine Wangsa Wibawa
Editor : Shierine Wangsa Wibawa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hiu-sebesar-mobil-ditangkap-dan-dibunuh-nelayan-di-taiwan-ternyata-tengah-mengandung-14-anak-hiu.jpg)